Ada 1.486 Aduan pada “Suara Masyarakat

  1. assalamualaikum

    Kepada Kepala dinas pendidikan 

    Saya putra karanganyar yang kebetulan saat ini menjadi guru di Kalsel, saya telah 17 tahun menjadi guru pada salah satu SMK Negeri di Banjarbaru, dan saat ini sedang menimba ilmu di Pascasarja UNY. 

    Mohon informasinya adakah kesempatan bagi saya untuk mutasi ke daerah Karanganyar, bagaimana syarat-syarat untuk dapat mutasi ?

    terimakasih

    Wassalamualaikum

    1. Saya blm meniliki akta kelahiran, skr saya sudah menikah dan punya anak. Sayarat apa saja yg hrus saya penuhi untuk pembuatan akta kelahira, sedang sayan sudah memiliki KK sendiri. Trmksh

      1. Syarat mencari akta kelahiran bagi yg terlambat pencatatan :
        1. Surat keterangan F201 dr desa + ijazah terakhir
        2. Ftcopy buku nikah orang tua yg dilegalisir kua
        3. Ftcopy kk dan ktp ortu
        4. Ftcopy ktp pelapor
        5. Ftcopy ktp 2 org saksi
        6. Mengisi blangko dari disdukcapil.
        Terima kasih

  2. Senin, 03 Oktober 2011.

    Assalaamu ‘alaikum…

    Kepada ykh. Pimpinan Dinas Kepundudukan dan Catatan Sipil.

    Saya benar-benar merasa prihatin, dengan kenyataan pelayaan kepada masyarakat di lapangan.
    Pekan kemarin saya meminta teman saya untuk mengurus akte kelahiran buat anak saya yang berusia 4 thn 3 bln karena terlambat. Surat-surat kelengkapan sudah saya lampirkan semuanya secara lengkap. Yang prihatinkan adalah, Saya mendapatkan informasi yang jelas tentang adanya PEMUTIHAN AKTE KELAHIRAN UNTUK ANAK USIA 0 TH – 18 TH. seperti yang dikutip dalam link berikut ini:

    http://www.kependudukancapil.go.id/index.php/suara-warga?func=view&catid=8&id=4734#forumtop

    Akan tetapi pelaksanaannya di lapangan, informasi itu tidak terdengar sama sekali dan bisa dikatakan tidak ada, khususnya di Kab. Karanganyar ini.

    yang kami tanyankan adalah: Apakah kab. Karanganyar ini tidak menjalankan program PEMUTIHAN AKTE KELAHIRAN ataukah memang dikarenakan belum dilaksankan???

    Sekian dan terimakasih.

    Wassalaamu ‘alaikum …

    ** Tembusan juga kepada Ibu Bupati Karanganyar yang saya hormati.

    1. Yth Bp. Slamet Riyadi

      Berdasarkan Perda Kab. Karanganyar no.1 tahun 2011 penerbitan Akta Kelahiran s/d 60 hari sejak kelahiran tidak dipungut biaya (gratis). Bagi yang lebih dari 60 hari dikenakan denda administratif sebesar Rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah).
      Berdasarkan UU 23 tahun 2006, pendaftaran kelahiran (penerbitan Akta Kelahiran) terlambat lebih dari 60 hari harus mendapat dispensasi dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, bagi yang terlambat lebih dari satu tahun harus mendapat penetapan Pengadilan Negeri. Ketentuan ini sudah diberlakukan di Karanganyar sejak awal tahun 2011. Pada awal bulan Oktober 2011 kami menerima surat dari Kemendagri yang isinya bahwa, anak yang terlambat pencatatan kelahirannya lebih dari 1(satu) tahun, tidak perlu terlebih dahulu meminta penetapan Pengadilan Negeri, ketentuan ini berlaku sampai akhir 2011.
      – Akta Kelahiran gratis apabila didaftarkan maksimal 60 hari sejak kelahiran.
      – Sampai dengan akhir tahun 2011 tidak perlu penetapan pengadilan negeri bagi yang terlambat lebih  dari 1 tahun.
      – Gunakan kesempatan ini sebaik – baiknya.

      1. Minta tolong surat dari Kemendagri tentang hal tersebut di atas, dicopy dan dikirimkan ke alamat email saya : elmamasy@gmail:disqus .com   , sebagai bukti dan bekal saya untuk mengurus akte kelahiran yang terlambat, mengingat saya mendapat informasi dari seseorang yang biasa menguruskan akte kelahiran bahwa anak yang aktenya terlambat mulai dari umur 2bln s/d 5 thn harus melalui sidang, sedangkan diatas 5 thn malah tidak pakai sidang. Proses sidang ini memberatkan  kami sekeluarga, karena suami sedang sakit dan tidak bisa turun dari tempat tidur sedangkan sidang harus dihadiri kedua orang tua si anak, tidak dapat satu saja atau diwakilkan.

        Pertanyaan :
        1. Mengapa di Kab. Karanganyar tidak mengikuti program nasional Pemutihan Akta Kelahiran GRATIS bagi yang TERLAMBAT, sebagaimana telah dilaksanakan di Surabaya, Jakarta, dan Cirebon ? Saya khawatir, karena gratis, maka kesempatan untuk “korupsi” dgn dalih biaya administrasi akan tiada, sehingga program nasional untuk memudahkan rakyat diabaikan. Hal ini benar-benar membuat saya pusing, mau ikut program nasional tapi pemkab seperti abai pada ketentuan Menteri tentang pemutihan akta kelahiran seperti yang telah diberitakan di media massa cetak (diantaranya Jawa Pos). Jadi, kami ingin mematuhi aturan Pemerintah, mengapa dipersulit ?

        2. Berapa sebenarnya biaya pembuatan akte kelahiran yang terlambat ?Informasi yang saya terima adalah  dan 500rb jika menjalani sidang dan >500rb jika nitip sidang karena suami tidak bisa menghadiri sidang ? 

        3. Apa tindakan Pemkab jika aparat pemerintah di tingkat bawah seperti di kelurahan dan kecamatan dan termasuk dispendukcapil jika memungut biaya di luar prosedur ? Terus terang, masalah biaya, yang sampai ratusan ribu rupiah,  memberatkan kami dan mempersulit untuk membuat akte, apalagi suami yang sedang sakit membutuhkan banyak biaya juga.

        Saya memohon iktikad baik dari Pemkab Karanganyar untuk mempermudah rakyatnya yang ingin mematuhi aturan Pemerintah walaupun terlambat, daripada tidak sama sekali.

  3. Kpd Yth. Bupati Karanganyar

    Perkenankan saya Ari yang bertempat tinggal di Perum Bumi
    Saraswati, Gaum, Tasikmadu

    Bersama ini kami bermaksud untuk menanyakan tentang sarana ataupun
    prasarana yang seharusnya ada di suatu perumahan. Yaitu dimana perum Bumi
    Saraswati merupakan salah satu KASIBA (Kawasan Siap Bangun) dimana kondisi saat
    ini sudah hampir 90 % full bangunan dan ditempati.

    yang ingin saya tanyakan sesuai Peraturan
    Menteri Perumahan Rakyat nomor 34/PERMEN/M/2006

    dimana disitu tertulis kawasan skala besar harus ada beberapa komponen
    PSU

    dan kebetulan di site plan di brosur ketika
    kami tertarik membeli di lokasi perum bumi saraswati juga sudah tercantum
    lapangan olahraga, ruko, taman dsb seperti halnya yang tercantum pada peraturan
    menpera tsb

    tapi hingga kini setelah domisili sekitar 4
    tahun hal itu juga belum terwujud terutama untuk lapangan/gedung olahraga
    ataupun taman sementara fasilitas umum yang sangat penting yaitu jalan juga
    kondisinya sangat memprihatinkan yaitu belum keseluruhan dipasang paving sesuai
    yang dijanjikan.

    Apakah perum bumi saraswati tidak termasuk dalam bagian peraturan menpera
    tsb? atau justru ini diakibatkan oleh ulah pengembang karena kurangnya kontrol
    dari pemkab atau pusat??

    Mohon penjelasan dan bantuannya karena warga sudah sangat membutuhkan
    komponen komponen tersebut.

    Dan kami sudah menanyakan ke Kemenpera bahwa itu merupakan tugas kontrol dan tanggung jawab dari pemkab Karanganyar.

    Sekian mohon tanggapan dan kebijakannya

    Terima kasih

  4. minta info jam kerja untuk puskesmas sebenarnya jam berapa,karena hari ini 13-09-2011,saya mengantar ibu saya periksa di puskesmas baturan kami datang jam 7.30,pintu masih tutup semua,pegawainya belum ada yang datang,tolong menjadikan periksa bagi dinas terkait…………………..

  5. Bu Rina yth, tolong diperempatan klegen colomadu, lingkungannya ditertibkan ….karena skarang ini diperempatan tersebut sering terjadi kecelakaan, dan banyak pedagang kakilima berjualan dengan mendirikan bangunan di garis sepadan jalan……kami sebagai masyarakat sekitar prihatin sekali dengan kondisi ini, mohon ditertibkan kembali agar sesuai dengan fungsinya…..terima kasih

  6. Tolong Bu Rina, cek perusahaan2 besar di palur yang membayar THR tidak sesuai ketentuan hanya selera bos saja bahkan kalo diselidiki benar2 jam kerja disitu terlalu panjang tanpa lembur, upah masih banyak dibawah UMR, tanggal merah masuk tanpa dihitung lembur

  7. website yang bagus, lebih maju dari ‘versi lama’ tinggal memperkaya contents, juga mengisi data yang masih kosong, dalam rangka mempromosikan wilayah. Data wisata perlu disusun rute mencapainya, apa istimewa obyek tersebut misalnya. Candi sukuh mungkin perlu dibuatkan file yang lebih komplit, foto yang bisa diperbesar, peta jalur dari solo hingga sukuh, dst. Mungkin dinas pariwisata punya data? Jika tidak coba browsing ke website solo. Sambngan rute antar lokasi wisata : misalnya dari sukuh dapat mampir ke cetha, ke air terjun dekat berjo, kembali ke karangpandan atau dekat berjo belok ke selatan ‘wisata agro (?… bosa jadi sponsor ini), terus masuk ke jalan raya dan ke tawangmangu. dst. Ok, selamat bekerja : karya anda akan membuka mata dunia betapa indah karanganyar (putralawu)

    1. Terimakasih sekali atas masukan dan kepeduliannya… Content website ini
      memang masih terus menerus kita kembangkan, kita lengkapi dan kita perbaiki.
      Kami sbenarnya juga sudah berniat mencantumkan rute ke lokasi-lokasi
      tertentu tersebut seperti saran putralawu, saat ini sedang masih pengolahan bahan, seperti peta dan sebagainya..
      Trimakasih..

  8. untuk admin.
    1. tulisan di PAGE “SEJARAH KRA” ada penulisan 2 paragraf yang sama, yaitu dibagian:
    “Pada tahun 1930…s/d ….diganti dengan istilah/bahasa Jepang. (apa mmg bgtu?)

  9. admin, mau tanya dong..kalo mau nyari beasiswa untuk program diploma bisa hubungi kemana ya ?syaratnya apa aja ?butuh banget ni.makasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.