Karanganyar — Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar menggelar kegiatan lari sehat bersama pada Jumat pagi (8/5/2026) sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan kebugaran jasmani pegawai. […]
Baca SelengkapnyaPENGUMUMAN SELEKSI CALON KOMISARIS INDEPENDEN PADA PT BPR BANK DAERAH KARANGANYAR (PERSERODA) TAHUN 2026
Baca SelengkapnyaPengumuman Nomor : 08/TIMSELBAZNAS-KRA/2026 Tentang Hasil Seleksi Kompetensi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar Periode 2026-2031
Baca SelengkapnyaKARANGANYAR — Sebanyak 595 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Karanganyar Tahun 1447 H/2026 M resmi dilepas dalam suasana khidmat di Gedung Wanita Karanganyar. Para jamaah […]
Baca SelengkapnyaKARANGANYAR — Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., menutup secara resmi Latihan Gabungan (Latgab) Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jungle Rescue bagi relawan dan potensi […]
Baca SelengkapnyaKARANGANYAR — Ratusan siswa dari berbagai sekolah dan sanggar tari di Kabupaten Karanganyar memeriahkan Pentas Seni dan Budaya dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang […]
Baca SelengkapnyaKaranganyar — Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., meresmikan Lapak Kuliner di Lapangan Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Sabtu (2/5/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis […]
Baca SelengkapnyaKARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar upacara peringatan Hari Kartini ke-147, Hari Otonomi Daerah ke-30, dan Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Sabtu […]
Baca SelengkapnyaKARANGANYAR — Ratusan buruh di Kabupaten Karanganyar menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2026 di Plaza Alun-Alun Karanganyar, Jumat (1/5/2026). Kegiatan berlangsung […]
Baca SelengkapnyaKARANGANYAR — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar menggelar kegiatan mangayubagyo atau pelepasan jemaah calon haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Zam-Zam Kabupaten […]
Baca SelengkapnyaCandi Cetho merupakan sebuah candi bercorak agama Hindu peninggalan masa akhir pemerintahan Majapahit (abad ke-15). Sampai saat ini, komplek candi masih digunakan oleh penduduk setempat yang beragama Hindu sebagai tempat pemujaan dan juga sebagai tempat pertapaan bagi kalangan penganut agama asli Jawa/ Kejawen. Ketika ditemukan keadaan candi ini merupakan rereuntuhan batu pada empat belas dataran bertingkat, memanjang dari barat (paling rendah) ke timur.
Di museum ini kita dapat melihat dan mempelajari jejak kehidupan manusia purba dari struktur dan lapisan tanah yang telah ada berjuta-juta tahun silam. Di sini, kita dapat memperoleh informasi lengkap tentang kehidupan manusia purba di pulau Jawa yang dapat menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti antropologi, arkeologi, geologi, paleoantropologi, dan lain sebagainya.
Teras atau undak pada candi ini diawali dengan bangunan gapura yang bemama Paduraksa. Gapura ini mirip dengan pylon, sejenis gapura masuk ke Piramida di Mesir. Ambang pintu gapura ini berhias kala berjanggut panjang, sebuah relief yang tidak ditemui di candi-candi Hindu. Pada sisi kanan dan kin gapura terpampang relief yang menggambarkan seorang yang tengah berlari dengan menggigit ekor ular naga yang sedang melingkar.
Edupark merupakan wahana tempat pembelajaram atau pendidikan bagi semua lapisan masyarakat. Adapun bentuk dan jenis wahana pendidikan terdiri dari dua jenis alat angkut yaitu 1 ( satu ) unit pesawat terbang Jumbo jet dimodifikasi dengan nama Lawu Air Karanganyar dengan kapasitas penumpang lebih dari 100 (seratus ) Orang dan 1 (satu) Unit Helikopter dengan kapasitas penumpang 6 Orang.



