
KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Pertamina menggelar sosialisasi subsidi tepat dan cara pendaftaran pembelian BBM bersubsidi yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/7).
Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat se-Kabupaten Karanganyar, Kapolsek se-Kabupaten Karanganyar, tim pengawasan minyak dan gas, serta agen LPG.
Dalam kegiatan ini, Sri Asih Handayani selaku panitia penyelenggara mengatakan dalam melakukan pengawasan jenis BBM tertentu khusus penugasan, petugas dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah.
Sementara itu, sambutan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karanganyar Titis Sri Jawoto selaku mewakili Bupati menyampaikan bahwa secara regulasi pembatasan-pembatasan subsidi masih menunggu Perpres.
Namun, sebagai aparat harus dapat memahami dan mempersiapkan diri terhadap kebijakan pemerintah terkait subsidi dan tidak berprasangka buruk terhadap kebijakan tersebut.
“Ini semua (kebijakan subsidi) pasti sudah melalui pertimbangan-pertimbangan. Menurut saya ini keren. Masyarakat dilibatkan untuk berdiskusi terkait permasalahan ini sehingga begitu Perpres turun, kita sebagai masyarakat bisa siap melaksanakannya, ” ujarnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa bahan bakar minyak semakin hari semakin masif. Karena situasi global tersebut, dibuat subsidi pemerintah 550 triliun. Subsidi dikenakan bagi sebagian masyarakat yang berhak dan sebagian harus membeli apa adanya. Pembagian tersebut masih diatur sesuai dengan regulasi.
“Sosialisasi akan terus dilakukan agar negara kita tetap stabil dan tetap berwibawa karena tidak ada gejolak perekonomian yang berarti,” tegasnya.
Diskominfo (ind/rizqa, ayu)
