Sosialisasi Rencana Tindak Darurat Bendungan Lalung Kabupaten Karanganyar

Diskominfo
Timotius Suryadi S. Sos, M.Si., Sekretaris Daerah  membuka acara Sosialisasi Rencana Tindak Darurat Bendungan Lalung dilaksanakan di Hotel Taman Sari Karanganyar (13/02).

KARANGANYAR – Timotius Suryadi S. Sos, M.Si., Selaku Sekretaris Daerah  membuka acara  Sosialisasi Rencana Tindak Darurat Penyiapan dan  penetapan ijin operasi Bendungan Lalung dilaksanakan di Hotel Taman Sari Karanganyar (13/02). Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Kepala OPD Kabupaten Karanganyar.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyampaikan sambutan bahwa Bendungan Lalung selesai dibangun pada tahun  1943 saat ini berumur 80 tahun, Bendungan Lalung dibangun bertujuan untuk fungsi irigasi. Bendungan Lalung memiliki daya tampung normal sebanyak 4,44 juta meter kubik dengan lebar puncak 3 meter panjang 2,9 meter, Selama pembangunan Bendungan sudah banyak dilakukan perhitungan sehingga bangunan bendungan tersebut akan kokoh dan aman.

Perwakilan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mengatakan “Kami selaku pengawas wilayah sungai lingkungan solo salah satunya Bendungan Lalung ini senantiasa memelihara dan memantau bendungan lalung sehingga dapat mengidentifikasi masalah dan dapat memutuskan pendapat dengan cepat sesuai dengan permasalahan yang ada supaya Bendungan Lalung beroperasi sebagaimana semestinya. Kami dengan ini menyusun rencana tindak darurat sebagai dokumen yang akan menjadi acuan dari keamanan penyelamatan masyarakat serta lingkungan apabila terjadi hal yang tidak diharapkan.” Ujarnya

Sekda Kabupaten Karanganyar Timotius Suryadi, S.Sos, M.Si., mengatakan bahwa pertemuan yang diadakan hari ini membawa manfaat bagi masyarakat dan memberikan manfaat bagi kesiapan kita menghadapi potensi rencana dari bendungan waduk lalung yang saat ini berumur 80 tahun tentu perlu perhatian yang serius untuk bisa menghindarkan diri dari resiko yang ada. Menanggapi apa yang hari ini di sampaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) wilayah surakarta didukung oleh Dinas Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Karanganyar yang bekerja sama dengan Wahana Krida Konsulindo KSO.

Timotius Suryadi S. Sos, M. Si berharap tiap rencana yang disusun benar bisa memberikan kepastian dan keamanan bagi masyarakat yang mungkin akan terdampak resiko dari Waduk Lalung dan tidak hanya sekedar menjadi dokumen tetapi benar ditindak lanjuti dilapangan sehingga masyarakat tau persis apa yang harus mereka lakukan resiko dilapangan.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen Rencana Tindak Darurat Bendungan Lalung oleh Sekretaris Daerah Timotius Suryadi S. Sos, M.Si., dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Titis Sri Jawoto.

Diskominfo (adt/sny).