
Karanganyar– Kegiatan Pelaksanaan Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Termasuk Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Kabupaten Karanganyar Tahun 2022 berlangsung lancar pada Selasa (6/9) di Ruang Podang I Kantor Bupati Kabupaten Karanganyar. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa seorang perempuan itu penting. Ia juga sangat bersyukur karena perempuan, ibu-ibu Karanganyar masih senang hamil untuk menghasilkan generasi kedepan. Dan untuk penerapan program KB itu harus tetap direncanakan, dimana pemberian ASI harus 2 tahun dan hal itu diharap bisa dijadikan standar bagi masyarakat.
“Punya anak tiga, empat atau lebih tidak masalah, pemerintah juga tidak melarang, tapi ya itu harus diatur jaraknya agar kualitas generasi kedepannya jauh lebih unggul”, tutur Juliyatmono.
Dikatakannya juga seorang perempuan bukan hanya dijadikan konco wingking tapi perempuan punya peran signifikan, dan jumlah perempuan yang sedikit lebih banyak dan laki-laki karena daya tahan perempuan itu lebih kuat dari laki-laki maka patut diberi apresiasi lebih. Perempuan harus diberikan ruang dan setiap kegiatan harus melibatkan perempuan, setiap keputusan sebisa mungkin melibatkan perempuan karena perempuan punya peran yang sangat strategis.
Diakhir sambutannya, Bupati menambahkan bahwa Pemerintah melalui dinas yang mengurusi PLH kepala dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) diharapkan agar selalu melibatkan perempuan dalam menyusun kebijakan-kebijakan dan harus memuliakan kaum perempuan.
“Melalui gerakan bersama ini, mari kita dapat merumuskan agar seluruh kebijakan melibatkan dan mengajak sebanyak mungkin partisipasi itu kepada kaum perempuan,” ajaknya.
Diskominfo (dn/nt)
