
KARANGANYAR – ” Setiap Muslim harus punya cita-cita bisa manunaikan ibadah Haji” , kalimat gertakan ini menjadi kalimat pembuka tausiyah yang disampaikan oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah di pengajian Ahad pagi sekaligus meresmikan gedung IPHI di Desa Kebak Kecamatan Kebakkramat, Minggu(20/2/22).
Dalam tausiyahnya Bupati yang akrab disapa Yuli ini menjelaskan betapa ketaqwaan umat muslim saat ini benar-benar sedang diuji oleh Allah. Bupati menghimbau agar umat islam bisa menghadapi pandemi ini ibarat orang yang sedang menunaikan ibadah Haji di tanah suci.
Banyak rukun haji yang harus dikerjakan secara runtut, ini sama halnya dengan kehidupan kita di dunia ini ditata dengan runtut oleh peraturan dan undang-undang. Keistimewaannya adalah, jika menunaikan ibadah Haji maka doa yang dipanjatkan insya Allah maqbul didengar Allah karena ibadahnya mendekat ke ka’bah, maka jika diibaratkan kehidupan didunia barang siapa yang meu mengikuti aturan dan undang-undang dia akan hidup dengan tenang, nyaman serta bahagia.
Kuncinya Adalah dengan Taqwa, karena taqwa kepada Allah adalah kunci dari menjalankan ibadah.
” Orang naik Haji itu datang dari berbagai negara, berjubel, bahkan sampai sumpel-sumpelan karena sesak dan penuh. Akan tetapi di tanah suci tidak pernah terjadi berdebatan, bahkan perkelahian dalam menjalankan itu. Itu karena kembali ke niat awal yaitu ibadah, dan taqwa kepada Allah”, jelasnya.
Sementara itu, menjelang peresmian gedung IPHI Desa Kebak Kecamatan Kebakkramat. Bupati, orang nomor satu di Bumi Intanpari ini berharap gedung IPHI ini bisa difungsikan sebagai mana mestinya untuk kemaslahatan bersama.(Ard)
