
KARANGANYAR – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Karanganyar meminta Bupati Juliyatmono agar pendidikan sekolah tatap muka diselenggarakan untuk semua siswa, baik SD, AMP, SMA dan SMK.
‘’Kami menyadari ini baru uji coba. Kalau belum semua siswa ikut, masih bisa dimaklumi. Namun jika persiapan untuk itu sudah dilakukan, semua guru sudah menerima vaksin, maka tatap muka seperti sekolah dahulu sebelum pandemi mutlak harus dilaksanakan,’’ kata DR Kadi Karno MSi kepada wartawan, Rabu (31/3).
ICMI melaksanakan webiner persiapan pendidikan tatap muka , implementasi pendidikan abad 21 yang ditandai dengan berpikir kreatif, comunikatif dan kolaboratif, dengan nara sumber DR Sutoyo MPd, Murjiyati MpdI praktisi pendidikan yang sudah berpengalaman training di dalam dan luar negeri. Sebanyak 650 peserta ikut serta dalam webinar itu dari daerah se Jawa.
Pendidikan tatap muka memang sebuah keniscayaan, setelah semua mengeluhkan hilangnya pendidikan karakter akibat pendidikan daring selama pandemi ini. Semua orang tua, guru termasuk anak didk mengeluhkan itu. (dn)
