
Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M, M.H, didampingi jajaran Kepala OPD terkait dan forkopimca menghadiri pergelaran wayang dalam rangka tasyakuran Kepala Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Minggu (01/01). Acara juga turut dihadiri oleh segenap kepala desa di Kecamatan Jatiyoso.
Dengan mengangkat lakon “Wahyu Sri Makuthoromo”, pergelaran wayang sarat akan petuah. Salah satu petuah yang disampaikan adalah bagaimana menjadi pemimpin yang baik dan dapat mengayomi masyarakat. Ki Tarmo yang juga merupakan Kepala Desa Wukirsawit dalam pergelarannya menyampaikan bahwa tidaklah mudah menjadi pemimpin, karena akan ada banyak tanggung jawab yang akan diemban.
Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa 11 kepala desa yang barusaja dilantik harus dapat menjalankan peran sebagai pelayan masyarakat yang profesional. Yang mana harus selalu siap melayani masyarakat 24 jam.
Bupati Juliyatmono juga berpesan kepada Kepala Desa Wonokeling, Suyatno, agar dapat bekerja dengan baik dan membawa perubahan. Apalagi, kedepan akan ada perubahan aturan yakni masa jabatan dalam satu periode akan menjadi 9 tahun dan maksimal 2 periode. Apalagi kepala desa terpilih adalah pilihan langsung dari masyarakat, artinya kepala desa terpilih sudah mendapat amanah untuk menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin yang bijak.

Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar ini juga menyampaikan bahwa uang bukanlah segalanya dalam kegiatan pemilihan, namun pilihan adalah masalah hati. Salah satu cara untuk mendapatkan hati masyarakat adalah dengan cara membuktikan hasil karya dan tidak perlu banyak bicara.
Sebagai penutup, Bupati Juliyatmono berpesan kepada semua kepala desa yang hadir untuk selalu kompak bersama 167 kepala desa dan 15 lurah yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk memajukan bumi intanpari ini.
Demikian Diskominfo. (tgr)
