Pengajian Isra Miraj, Bupati ajak teladani nabi Muhammad Saw.

Bupati Karanganyar saat memberikan Tausiah dalam acara peringatan hari Isra’ Mi’raj

KARANGANYAR -Pada kesempatan pengajian isra.miraj, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan menjadi filter agar tidak mudah terpecah belah.

“Indonesia merdeka ini bukan kado atau hadiah, melainkan perjuangan para pahlawan dan syuhada bangsa. Mari kita yang tinggal mengisi kemerdekaan jangan mudah untuk dipecah belahi,” paparnya

Dia menambakan masyarakat diminta untuk tidak suudzun atau berprasangka jelek. Menghina atau menjelek-jelekkan orang lain hanya untuk mencapai tujuannya masing-masing. Masyarakat harus menjadi filter atau menyaring setiap informasi yang ada. “Momentum isra miraj Nabi Muhammad SAW mampu untuk meningkatkan kesadaran dalam beragama. Kesadaran berbangsa dan bertanah air Indonesia, kemudian menjaga kehormatan bangsa dan negara. Mari bercermin pada rasullullah,” imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta masyarakat untuk tetap guyub rukun. Meskipun perhelatan pemilu tanggal 17 April mendatang, namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab di media sosial rasanya sudah ‘perang’ yang luar biasa dalam pemilu 2019. “Mari bermunajat kepada Allah SWT, agar masyarakat tetap kompak dan bersatu. Tetap guyub rukun menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Bupati Karanganyar. (adt)