Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Karanganyar kepada GAPOKTAN Tahun 2022

Sosialisasi Program Jastani (Jaksa Sahabat Tani) oleh Kejaksaan Negeri Karanganyar kepada GAPOKTAN dihadiri oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Karanganyar Mulyadi Sajaen, S.H., M.H., Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Ir. Siti Maisyaroch, M.Si. Selasa (15/3/22)

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. menghadiri kegiatan Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Karanganyar kepada GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) di Balai Desa Bangsri Karangpandan, Selasa (15/3). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Karanganyar Mulyadi Sajaen, S.H., M.H., Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Ir. Siti Maisyaroch, M.Si., dan seluruh Kepala Desa Kecamatan Karangpandan.

Dalam kegiatan ini Ir. Siti Maisyaroch, M.Si. selaku Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan memberikan sambutan serta laporan mengenai surplus beras. “Tahun 2021 Kabupaten Karanganyar berhasil mempertahankan surplus beras, pada bulan maret ini panenan beras sesuai dengan HPP yaitu seharga Rp 4.200 per kg”. Namun masih ada beberapa kendala yang dirasakan petani yaitu tikus masih merajalela sehingga harus dilakukan beberapa pencegahan yaitu dengan cara Gropyokan dan lain sebagainya.

Jastani (Jaksa Sahabat Tani) merupakan program kerja dari Kejaksaan Negeri Karanganyar yang bertujuan menjadi sahabat dan rekan untuk petani Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri karena telah memberikan support untuk kegiatan JASTANI. “Hukum menjadi panglima penting, oleh karena itu petani-petani harus ikut bersosialisasi soal hukum agar kita semua melek hukum” ungkap Bupati Karanganyar.

Di akhir sambutan Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M berharap agar petani yakin terhadap hasil panen mereka masing-masing. Dengan adanya program JASTANI ini diharapkan dapat menjadikan kerjasama yang baik antara Jaksa dan Petani.

Diskominfo (Adt/Az)