Karanganyar — Pemerintah Kabupaten Karanganyar mempercepat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026 melalui penguatan lintas sektor yang diselenggarakan di Hotel Anaya Azana Tawangmangu, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar pada tanggal 1–2 April 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan layanan CKG melalui koordinasi lintas program dan sektor. Forum tersebut diikuti oleh unsur pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pemangku kepentingan terkait, dengan pendanaan dari APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, drg. Dwi Rusharyati, M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan program CKG masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain rendahnya partisipasi masyarakat serta belum optimalnya sinergi lintas sektor. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terbangun kesepakatan serta mekanisme koordinasi yang lebih efektif guna mendukung peningkatan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Karanganyar, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar menargetkan cakupan layanan CKG mencapai 46 persen dari total penduduk pada Tahun 2026.
Program ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Bupati Karanganyar Nomor 440/612.5 sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional. Ia menekankan bahwa layanan CKG merupakan hak masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap tahun. Untuk mendukung percepatan, seluruh aparatur pemerintah, termasuk pegawai perangkat daerah, BUMD, serta instansi vertikal beserta keluarganya, diwajibkan mengikuti program ini sebagai contoh bagi masyarakat.
Selain itu, tenaga kesehatan di rumah sakit, puskesmas, dan klinik ditargetkan telah menyelesaikan CKG paling lambat Maret 2026. Peran lintas sektor juga dioptimalkan, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama dalam pelaksanaan di lingkungan sekolah dan pesantren, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika dalam edukasi publik serta publikasi capaian program.
Di tingkat wilayah, camat dan kepala desa menjadi ujung tombak dalam pendataan dan mobilisasi masyarakat, didukung oleh kader PKK dan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan. Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan serta pemanfaatan aplikasi ASIK untuk menjamin transparansi dan evaluasi data.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sehingga kualitas hidup dan produktivitas daerah dapat terus meningkat.
Diskominfo Karanganyar
