Pelepasan peserta Jumbara PMR Nasional oleh Bupati Karanganyar

Bupati Juliyamono memakaikan jaket kepada Danang Hendrawan sebagai tanda pelepasan peserta untuk mengikuti event Jumbara PMR Nasional ke IX di Lampung, (27/06/23)

 

Karanganyar – Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) merupakan ajang bertemunya perwakilan anggota Palang Merah Remaja (PMR) PMI di seluruh Indonesia untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman. Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., didamping ketua PMI Karanganyar Dwi Cahyono, S.Sos., M.Si., memberikan motivasi dan arahannya dalam pamitan dan pelepasan peserta Jumbara PMR Tingkat Nasional Ke-IX Tahun 2023 pada Selasa, 27 Juni 2023 bertempat di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Event Jumbara PMR-PMI IX 2023 Tingkat Nasional diselenggarakan di Taman Agro Wisata Way Handak, Jalan Lintas Sumatera, Tanjung Senang, Kedaton, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung pada tanggal 2 hingga 10 Juli 2023. Jumbara PMR-PMI IX 2023 Tingkat Nasional ini mengambil tema ” CERDAS, KREATIF & BERKARAKTER”. Peserta merupakan perwakilan dari 34 PMI Provinsi, terdiri dari Anggota PMR (Mula, Madya, Wira), Pembina PMR, Pelatih PMI dan atau Fasilitator PMR, Staf PMI yang membidangi Pembinaan PMR, Pengurus PMI yang membidangi Pembinaan PMR, Unit PMR, Anggota Youth International, Koordinator Forum Palang Merah Remaja Indonesia (Forpis) dan Masyarakat.

Putra putri terpilih dari kabupaten karanganyar yang mewakili Jumbara PMR tingkat Nasional yaitu Danang Hendrawan dan Reisya Anjani. Nantinya kedua peserta dari kabupaten karanganyar ini akan bergabung dengan peserta se Jawa Tengah. Jawa Tengah akan mengirimkan peserta yang terdiri dari 51 orang PMR dari tingkat Mula, Madya, dan Wira kemudian dari KSR, pendamping dan fasilitator. Danang merupakan wakil dari KSR yaitu Korps Sukarela yang merupakan kesatuan unit PMI yang menjadi wadah bagi anggota biasa dan perseorangan yang atas kesadaran sendiri menyatakan menjadi anggota KSR. Untuk Reisya mewakili tingkat wira setara dengan SMA, reisya sendiri merupakan wakil yang memiliki keunggulan fasih berbicara dalam 3 bahasa asing. Putra putri perwakilan kabupaten ini berharap dengan keikutsertaan mereka dalam Jumbara Nasional dapat menambah relasi serta ilmu dan bisa menularkan pengalaman yang didapat selama event ini berlangsung. Selain itu dapat pula meningkatkan karakter kepalangmerahan serta peran anggota PMR dalam penerapan Tri Bakti PMR dan sebagai pendidik sebaya, melalui pendekatan keterampilan hidup.

Bupati berpesan, “Tambahlah pengalaman, diamati semua, belajar apapun dari situ kemudian dikembangkan dan ditularkan kepada kawan- kawan disini”, tuturnya.

 

Jumbara PMR merupakan forum perjumpaan dengan sesama remaja, berbakti kepada masyarakat serta bergembira. Selama Jumbara dilaksanakan berbagai macam kegiatan mulai anjangsana dan tukar hasil karya, life skill station, konferensi PMR, disiminator cilik, sarasehan jumtek, kemudian bakti sosial, traveling kepalangmerahan, bakti sosial seperti penghijauan, hingga simulasi pertama pelayanan kesehatan.

Demikian Diskominfo.