Jakarta – Dalam rangka mendukung program Asta Cita yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber […]
Baca SelengkapnyaKaranganyar – Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., yang mewakili Bupati Karanganyar, menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama anggota National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten […]
Baca SelengkapnyaKaranganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar meneriàma kunjungan kerja Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah di Kantor Bupati Karanganyar, Selasa, 7 April 2026. Kunjungan kerja ini […]
Baca SelengkapnyaKaranganyar – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Karanganyar menggelar pengajian dan halal bihalal di Pendopo Raden Mas Said […]
Baca SelengkapnyaSELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN KARANGANYAR PERIODE 2026–2031 RESMI DIBUKA
Baca SelengkapnyaHasil Seleksi Administrasi Calon Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Lawu Karanganyar Tahun 2026
Baca SelengkapnyaKaranganyar — Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kebakkramat menggelar kegiatan halal bihalal dengan mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Solidaritas PGRI untuk Pendidikan […]
Baca SelengkapnyaKaranganyar — Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali memberikan dukungan kepada petani dan kelompok usaha pertanian melalui penyerahan Bantuan Hibah Bidang Pertanian APBD Tahun 2026. Kegiatan tersebut […]
Baca SelengkapnyaKaranganyar — Keluarga Besar Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Bidang Pendidikan bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Jaten menggelar kegiatan halal bihalal dengan mengusung tema […]
Baca SelengkapnyaKaranganyar—Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal sekaligus pelepasan pemberangkatan santri Pondok Pesantren Lirboyo Tahun 2026 di Pendopo R.M. Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu […]
Baca SelengkapnyaCandi Cetho merupakan sebuah candi bercorak agama Hindu peninggalan masa akhir pemerintahan Majapahit (abad ke-15). Sampai saat ini, komplek candi masih digunakan oleh penduduk setempat yang beragama Hindu sebagai tempat pemujaan dan juga sebagai tempat pertapaan bagi kalangan penganut agama asli Jawa/ Kejawen. Ketika ditemukan keadaan candi ini merupakan rereuntuhan batu pada empat belas dataran bertingkat, memanjang dari barat (paling rendah) ke timur.
Di museum ini kita dapat melihat dan mempelajari jejak kehidupan manusia purba dari struktur dan lapisan tanah yang telah ada berjuta-juta tahun silam. Di sini, kita dapat memperoleh informasi lengkap tentang kehidupan manusia purba di pulau Jawa yang dapat menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti antropologi, arkeologi, geologi, paleoantropologi, dan lain sebagainya.
Teras atau undak pada candi ini diawali dengan bangunan gapura yang bemama Paduraksa. Gapura ini mirip dengan pylon, sejenis gapura masuk ke Piramida di Mesir. Ambang pintu gapura ini berhias kala berjanggut panjang, sebuah relief yang tidak ditemui di candi-candi Hindu. Pada sisi kanan dan kin gapura terpampang relief yang menggambarkan seorang yang tengah berlari dengan menggigit ekor ular naga yang sedang melingkar.
Edupark merupakan wahana tempat pembelajaram atau pendidikan bagi semua lapisan masyarakat. Adapun bentuk dan jenis wahana pendidikan terdiri dari dua jenis alat angkut yaitu 1 ( satu ) unit pesawat terbang Jumbo jet dimodifikasi dengan nama Lawu Air Karanganyar dengan kapasitas penumpang lebih dari 100 (seratus ) Orang dan 1 (satu) Unit Helikopter dengan kapasitas penumpang 6 Orang.



