

KARANGANYAR – Meski ditengah situasi sulit pandemi Covid-19, namun Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiyaan Syariah Bina Insan Mandiri (KSPPS BIM) mencatatkan aset sebesar Rp 93 miliar dengan nasabah 19.000 yang tersebar di Solo, Sragen, Boyolali di Karanganyar. KSPPS BIM yang beralamat di Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo tersebut membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat kepada sangat tinggi. Saat ini, KSPPS BIM telah membantu usahawan muda hingga maju dan sukses.
“Kepercayaan masyarakat kepada lembaga kami sangat tinggi sehingga hal ini yang membuat kami masih eksis ditengah pandemi Covid-19. Kami sudah mempunyai cabang di Karanganyar 9 kantor, Boyolali 2 kantor dan Sragen 2 kantor,” papar Kepala KSPPS BIM, Poniman usai undian hadiah mobil dan umroh kepada para nasabah.
Dia menambahkan dengan diberikan hadiah kepada nasabah tersebut merupakan komitmen atas kepercayaan selama ini. Hampir setiap tahun, pihaknya selalu memberikan hadiah berupa mobil. Ke depan, pihaknya akan berusaha mengajukan izin hingga tingkat pusat sehingga KSPPS BIM bisa dibuka dimana saja.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik dan bangga atas KSPPS BIM yang terus berkembang dengan baik. Pihaknya meminta untuk dikelola dengan baik dan penuh tanggungjawab. Sebab dengan pengabdian ini merupakan ibadah kepada Allah SWT. Selain itu, juga semangat untuk membawa kesejahteraan kepada masyarakat. “Tolong menolong dalam hal kebaikan, jangan sampai tolong-menolong kepada hal yang tidak baik. Bisa membantu siapapun dengan tujuan mensejahterakan masyarakat,” tambahnya. (hr/adt)
