Menyosong Gerakan Ijo Royo-royo, Bupati dan Wakil Bupati Tanam Kopi di KHDTK Bromo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menanam pohon untuk menyonsong Gerakan Karanganyar ijo royo-royo

KARANGANYAR – Menyosong Gerakan Ijo Royo-royo, Bupati dan Wakil BUpati Karanganyar Bersama Perguruan Tinggi UNS menanam pohon berbagai jenis di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bromo, Kelurahaan Delingan, Karanganyar (14/12). Sebanyak 700 bibit pohon ditanam dan menjadi gerakan penyemangat Bersama untuk kembali menghijaukan bumi Karanganyar. Penanaman tersebut juga melibatkan kelompok tani hutan yang telah bermitra dengan pihak UNS Solo dan masyarakat peduli api.

Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS Solo, Kuncoro Diharjo menyampaikan, ada 700 jenis bibit pohon yang ditanam hari ini. Mulai dari tabebuya kuning, rumput vetiver, jambu monyet, trembesi, eucalyptus, dan mahoni.  Bibit tanaman tersebut berasal dari PP PP BPDASHL Jumantono dan swadaya. Selain sejumlah tanaman tersebut, dilakukan juga penanaman bibit kopi mulai dari jenis arabica, robusta, exelsa, dan liberika. Adapun penanaman bibit pohon kopi dilakukan sebagai percobaan pemanfaatan lahan di bawah tegakan (PLBT) di kawasan alas Bromo. “Kita peduli dan wujud sedekah bumi dengan menanam pohon. Kabupaten karanganyar memang sangat luar biasa dengan programnya, Karanganyar ijo royo-royo,” ujar Kuncoro Diharjo.

Dia menuturkan, penanaman bibit pohon KHDTK ini merupakan bentuk dukungan kepada program Karanganyar Ijo Royo-Royo. Dengan sudah ditetapkannya luasan areal KHDTK ditandai dengan dikeluarkannya SK Menteri KLHK, menurut Kuncoro, diharapkan kawasan ini dapat menjadi ikon penggerak ekonomi untuk Kabupaten Karanganyar. “Sekarang kami persiapan, berkat doa dan dukungan. Penetapan SK Menteri KLHK, penetapan luasan areal KHDTK sudah resmi. Kami sekarang menentukan rencana pengelolaan,” ucapnya.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto juga menanam pohon

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, gerakan Karanganyar Ijo Royo-Royo selalu diperingati pada 15 Desember. Adapun pelantikan Juliyatmono bersama Rober Christanto pada 18 Desember 2018 lalu juga ditandai dengan penanaman pohon. “Pada saat itulah ditandai menyatu dengan alam melalui menanam pohon. Mudah-mudahan bumi berkah, ayem tentrem. Sehingga ijo royo-royo tetap menjadi penyemangat kita seterusnya supaya menghasilkan udara yang segar dan menyimpan air,” terangnya.(hr/adt)