Karanganyar, 26 Oktober 2024 — Di tengah menurunnya angka serapan pekerjaan di sektor formal, angka serapan di sektor nonformal justru menunjukkan tren positif. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam mengatasi pengangguran. Untuk menjawab tantangan tersebut, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ASTI berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar menggelar pelatihan Tata Rias Berbasis Kompetensi di Gedung LKP ASTI Lalung, Sabtu 26 Oktober 2024 yang diikuti oleh 22 peserta.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para peserta dalam tata rias, bukan hanya secara otodidak, tetapi juga melalui pelatihan yang terstruktur dan berbasis kompetensi. Para peserta mendapatkan bantuan sarana usaha tata rias dari BAZNAS Karanganyar, yang diharapkan dapat mendukung mereka dalam mengembangkan usaha di bidang kecantikan.
Pj. Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi hadir untuk memberikan motivasi kepada peserta. Beliau menekankan pentingnya pelatihan dalam mengasah keterampilan. “Kemampuan mengasah skill, terutama dalam make up atau tata rias, perlu dilatih secara profesional. Dengan adanya pelatihan berbasis kompetensi ini, para calon MUA (Make Up Artist) akan mendapatkan sertifikat resmi yang dapat meningkatkan kredibilitas mereka di industri,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya dalam mengentaskan pengangguran di Karanganyar, dengan memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan keahlian yang dibutuhkan di dunia kerja. Pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pengembangan sektor nonformal dan mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten.
