KARANGANYAR — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar dalam rangkaian Pengajian Triwulan Tahun 2025, yang digelar di SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo, Karanganyar, Jumat (16/1/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh H. Rober Christanto, S.E., M.M., yang bersama jajaran pemerintah daerah mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana maupun penguatan karakter peserta didik.
Menurutnya, Perguruan Muhammadiyah memiliki peran historis dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan kepedulian sosial. Muhammadiyah telah lama menjadi mitra penting pemerintah dalam mewujudkan tujuan tersebut,” ujarnya.
Bupati Karanganyar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan di daerah, khususnya di lingkungan Perguruan Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan guna menciptakan generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
“Revitalisasi satuan pendidikan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran lembaga pendidikan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas dan berakhlak mulia,” kata Bupati.
Pengajian Triwulan yang dirangkaikan dengan peresmian revitalisasi tersebut diikuti oleh pimpinan Muhammadiyah, kepala satuan pendidikan, guru, serta warga Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar.
Acara berlangsung khidmat dan menjadi ajang penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus komitmen bersama dalam memajukan pendidikan.

