Literasi Keuangan Syariah, Program TPAKD Kabupaten Karanganyar

Kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan arahan pada acara literasi keuabgan syariah, Selasa (28/6)

KARANGANYAR– Guna mempersiapkan optimalisasi keuangan syariah Masjid Agung Karanganyar sehingga berdampak memunculkan usaha – usaha mikro maupun makro untuk kemajuan Masjid Agung Madaniyah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar bekerjasama dengan Para Takmir Masjid menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Owner Rumah Kelinci mengadakan Kajian Literasi Keuangan Syariah Program Tim Percepatan Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Karanganyar di aula utama Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, Selasa (28/6/2022).

Laporan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar, Titis Sri Jarwoto menyampaikan bahwa Bupati Karanganyar selaku Ketua Takmir Masjid Agung akan mengembangkan masjid ini, memakmurkan masjid menjadi masjid yang bermashlahat yakni masjid yang mendorong percepatan munculnya masyarakat yang madani, masyarakat yang adil makmur sejahtera.

“Terkait hal tersebut kami yang ditugasi membantu beliau bagaimana ke depan pemeliharaannya karena tidak ringan mengelola masjid ini,” terang Titis.

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 65 peserta yang terdiri dari 44 peserta yang sudah memiliki rintisan usaha dan sisanya baru setelah mengikuti kegiatan ini semuanya akan mempunyai bisnis Syariah.

Sementara itu arahan Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Pemerintah melalui perekonomian dan pembangunan setda ini memberi kesempatan masyarakat untuk belajar keuangan melalui literasi keuangan syariah program TPAKD Kabupaten Karanganyar.

Menurutnya melalui keuangan syariah, usaha yang dikelola dengan baik sebagai contoh usaha yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Sistemnya membuat konsumen itu senang. Akan tetapi kembali semuanya itu muaranya tetap Allah SWT.

“Carilah jalan, carilah rejeki karena rahmatnya Allah SWT. Syariah ini adalah cara untuk mendapatkan berkah. Suatu usaha/bisnisnya agar berjalan dgn baik, berkah sesuai dengan syariat Islam,” tuturnya.

Ditambahkan Bupati, syariah adalah ilmu belajar secara agama sehingga yang dihasilkan menjadi berkah, dengan digerakkan oleh hati yang tulus sehingga usaha kita mendapat ridho Allah SWT.
Diskominfo (ind)