
KARANGANYAR- Penyerahan bantuan kendaraan roda tiga oleh Bupati Karanganyar diterima dua kelompok petani tembakau dari Kecamatan Jenawi yaitu kelompok tani Dadi Ngremboko dan kelompok tani Lestari Ngudi Makmur. Bantauan ini tak lain adalah dari dana bea hasil cukai yang dikelola pemerintah dan sebagian digunakan untuk kendaraan roda tiga ini, Senin (28/09).
Pada kesempatan serah terima bantuan dihalaman Kantor Bupati Karanganyar, salah satu petani tembakau, Waseso mengatakan bahwa lebih menguntungkan menanam tembakau daripada menanam padi dikarenakan menanam padi terkadang susah karena banyak hama, dan juga petani disana tidak banyak yang memiliki sawah tetapi banyak ladang jadi lebih memilih menanam tembakau dan palawija dibanding menanam padi.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya mengatakan dimusim kemarau ini menanam tembakau untuk masalah harga memang tidak menggembirakan, namun sudah kerja sama dengan PT Sadana supaya harga stabil dan tidak dipermainkan harganya oleh tengkulak. Rata-rata hasil dari setiap hektar sekitar 10 juta rupiah, masih lebih menguntungkan dibandingkan padi.
“Untuk bantuan berkelanjutan atau tidak itu tergantung kebutuhan, kebutuhan mereka yang harus dilengkapi kan mesin perajang supaya hasil lebih bagus dan diolah sendiri supaya harga lebih bagus,”ujar Bupati.
Pihaknya pun berharap untuk petani semuanya tetap semangat terlebih ditengah pandemi terus menggalakkan pertanian karena semuanya membutuhkan kebutuhan pangan terlebih rempah-rempah seperti kunyit, jahe, kencur karena hampir setiap hari orang mengonsumsi rempah tersebut.
DISKOMINFO (dn/ind/dea)
