Bangunan dengan ekspose batu bata ekstrim berdiri megah di pinggir Jl Solo-Tawangmangu Km 34, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.
Arsitektur bangunan yang berfungsi sebagai penginapan dan restoran itu seolah mengingatkan pada arsitektur bangunan pada zaman Majapahit.
Bahkan air kolam renang itu berasal dari mata air pegunungan lereng Lawu, tepatnya di Dukuh Murun, Tawangmangu.
Kompleks resort tersebut menempati tanah seluas 10.000 m2.