
KARANGANYAR – Perwakilan PKK dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar hadirkan menu olahan bahan lokal dalam “Lomba Cipta Menu B2SA” yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar yang diketuai oleh Siti Chomsiah Juliyatmono di pendopo Rumah Dinas Bupati pada, Selasa(21/6/22).
Berbagai olahan masakan yang masuk kategori Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) semuanya berbahan sumber daya lokal yang diolah menjadi menu keluarga sehari-hari. Dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA berbahan sumber pangan lokal, guna meningkatkan kualitas hidupnya.
Selain itu juga untuk mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu sesuai B2SA dan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada di lingkungan sekitar, jelas Siti Maesaroch Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karanganyar.
Sementara itu Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa tengah yang turut menjadi juri dalam lomba ini mengungkapkan bahwa menu-menu berbahan sumber daya lokal itu sendiri sesungguhnya sangatlah banyak dan beragam. Semoga menu-menu yang dihadirkan banyak manfaatnya.
Nantinya jauara akan mewakili Kabupaten Karanganyar untuk maju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Harapanya menu yang dihadirkan bisa menjadi icon di daerah masing-masing dan juga harus diperkenalkan kepada masyarakat luas agar bisa dikonsumsi masyarakat.
” Perempuan mau masak itu sudah luar biasa, dari tangan-tangan hebat seorang ibu lahirlah masakan enak dari daerah. Masakan dari ibu pula lah dengan gizi yang juga luar biasa membantu mencerdaskan generasi bangsa”, jelas Bupati Juliyatmono dalam sambutannya.
Semakin ibu kreatif dalam mengolah masakan, maka semakin banyak menu-menu istimewa dari Karanganyar. Dunia ini akan mengalami krisis pangan yang besar, namun kita patut bangga karena Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak akan mengalami krisis tersebut lantaran banyak menu makanan dari sumberdaya lokal yang bisa diolah sedemikian rupa.
Mari kita olah masakan bergizi yang beragam dari bahan sumber daya lokal. (Ard/Tgr)
