
KARANGANYAR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah selenggarakan Bimtek pemanfaatan Energi Baru Terbarukan yang biasa disebut EBT pada Kamis(3/11/22) bagi masyarakat Desa di Kecamatan Mojogedang, bertempat di Desa Wisata Pendem Sumber Bulu ini lantaran Desa ini akan dijadikan Desa percontohan dalam pemanfaatan EBT dalam hal pemanfaatan biogas. Mandiri energi juga mandiri pangan yang nantinya diharapkan dari pelatihan ini dan meningkatkan kesadaran masyaraat tentang biogas.
Kabid ESDM Jawa Tengah Aris sampaikan bahwa saat ini terasa kritisnya bahan energi fosil di Indonesia, bahkan dinegara negara lain pun juga mengalami hal serupa. Dengan nantinya kesadaran masyarakat akan energi yang digunakan, dan solusi EBT ini nantinya bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat dari segala aspek, jelasnya.
Aris juga sampaikan bahwa saat ini di kanbtor ESDM sendiri sudah mulai banyak yang menggunakan kendaraan listrik, ia juga sebut anggaran ESDM ini dalam setahun tembus di angka 35 milliar untuk pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) ini. Aris juga meminta untuk semua Kepala Desa yang hadir ini untuk bisa memberdayakan potensi potensi yang ada di Desa masing masing untuk kebutuhan sendiri.
Sementara itu Ketua Komisi B DPRD provinsi Jawa tengah yang juga putra desarah Karanganyar H. Sumanto, dalam pidatonya sampaikan bahwa biogas ini sebenarnya sudah ada dari dulu hanya saja tidak mau dilakukan oleh masyarakat. Dan sekarang justru berkembangnya jaman kembali kepada biogas lagi, dan masyarakat baru merasa kebingungan. Menurutnya ini adalah program lama yang kembali dikerjakan oleh Pemerintah.
” Harapannya dengan apa yang akan di lakukan di Desa Pendem sebagai percontohan pemanfaatan biogas dan pemanfaatan EBT ini nantinya, semua Desa bisa meniru dan mengaplikasikan di Desanya masing-masing”, jelas Sumanto.(Ard)
