

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta Dinas Kesehatan untuk menggencarkan vaksinasi sebanyak 1000 orang per hari. Diharapkan dengan gencaran vaksinasi tersebut maka Kabupaten Karanganyar dapat memenuhi target 70 persen sasaran yang telah divaksinasi. Hanya saja Program Vaksinasi untuk Kecamatan Jatiyoso tidak bisa dilaksanakan secara maksimal karena terkendala dengan kondisi adanya sebagian penduduk yang sedang merantau.
“Kita harapkan yang merantau tersebut telah divaksinasi sehingga herd imunity akan dapat tercapai dengan baik. Saya sudah meminta Dinkes untuk menggencarkan vaksinasi kepada 1000 orang per hari,” papar Juliyatmono usai memberikan arahan pada program serbuan vaksinasi (Jaksa Sahabat Petani) (Jastani) di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, (30/09)
Program vaksinasi Jastani ini merupakan wujud komitmen dan upaya dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar untuk ikut mendukung dan mempercepat vaksinasi di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo. Bupati Karanganyar meminta kepada penerima vaksin untuk segera mendaftar serta mengimbau bahwa meskipun angka kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar sudah menurun, namun harus tetap hati-hati dan menerapkan prokes dengan ketat, termasuk memakai masker. Bupati berharap semua warga masyarakat sehat dan roda perekonomian dapat segera pulih kembali.
Dalam kesempatan tersebut Bupati mengatakan bahwa belum akan menerapkan Aplikasi Peduli Lindungi dengan pertimbangan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) di Karanganyar sudah baik serta menyampaikan bahwa aplikasi tersebut lebih tepat diterapkan untuk pelayanan publik seperti mall, kereta, pesawat.
Sementara itu Kajari Karanganyar, Mulyadi Sajaen mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan vaksinasi pihaknya telah melakukan koordinasi dengan desa setempat dan mendapatkan informasi dari Kepala Desa setempat bahwa masih banyak warga yang belum mendapatkan vaksinasi. Dari situlah Kejari berinisiasi bersama Dinas Pertanian untuk melaksanakan vaksinasi untuk para petani. “ Sasaran semua petani di Desa Kragan, yang penting didata sepanjang kuota vaksinnya ada,” ujarnya.
Mulyadi menambahkan Program Jaksa Sahabat Petani memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat petani karena mayoritas masyarakat Karanganyar adalah petani. Selain itu juga sebagai bentuk dukungan selaku instansi vertikal dan penegak hukum terhadap program vaksinasi ini. “Kami berharap awal Oktober ini bisa tercapai 70% karena kalau tercapai 70% mala Soloraya bisa turun level sehingga diharapkan pergerakan ekonomi lebih luas,” ungkapnya. (hr/adt/ima)
