Darma Wanita Harus Suport Suami Agar Lebih Energik

Resepsi Dirgahayu ke 22 Dharma Wanita Persatuan diselenggarakan dengan sederhana

 

KARANGANYAR – Di hari Jadi ke 22 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karanganyar diselenggarakan dengan memotong tumpeng dan memberia bantuan kepada sejumlah siswa SD. Acara yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Karanganyar dilakukan secara sederhana dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar, Drs Juliyatmono MM meminta para anggota Dharma Wanita Persatuan untuk mensuport suami dalam kondisi apapun. Sebab support dari isteri mampu menghasilkan energi yang luar biasa dan semangatnya untuk menyelesaikan pekerjaan tidak bisa direm.

“Saya minta anggota Dharma Wanita untuk mendukung penuh pekerjaan suami. JIka bapak-bapak mendapatkan support yang maksimal, maka pekerjaanya tidak bisa direm atau tuntas dengan baik. Artinya bapak-bapak lebih produktif,” papar Juliyatmono.

Dia menambahkan bapak-bapak itu sejatinya sangat sayang terhadap keluarga. Namun emosi yang berada di otak kanan itu tidak memperlihatkan secara visual di wajah. Jika ibu-ibu memang otak kanan dan kiri ada emosinya sehingga lebih cepat reaksinya terhadap sesuatu. Menurut Penelitian, reaksi ibu-ibu itu 2,5 detik terhadap sesuatu. Sedangkan Laki-laki itu 0,5 detik. “Reaksi laki-laki itu cepat namun secara visual tidak diperlihatkan. Klau ibu-ibu langsung diperlihatkan dengan cepat,” ungkapnya.

Inilah perbedaan, menurut Juliyatmono harus saling mendukung. Dengan keluarga yang baik akan melahirkan generasi hebat. Atas nama Pemkab Karanganyar, Bupati dan wakil bupati mengapresiasi dan rasa bangga serta ucapakn terima kasih. DHarma wanita persatuan telah menyelenggaakan kegiatan yang cukup padat. Hingga resepsi ke 22. Semoga menjadi amal sholeh penjenengan semua. Darma wanita persatuan, tentu banyak perbedaan pandangan. Bersatu, berkarya dan luar biasa. Mentalnya sehat, UMKM pulih.

Sementara Ketua Panitia, Anik Suprapto menambahkan tema Dirgahayu ke 22 Dharma Wanita adalah membangun ketahanan perempuan Indonesia melalui kesehatan mental dan pemilihan bisnis UMKM. Kegiatan-kegiatan yang dilaksankan memperingati dirgahayu ke 22 sangat banyak. Yakni Seminar mengurangi stress saat pandemic, mencegah statuntung, senam Bersama lansia, peningkatan kapasitas darma wanita di Karanganyar. (hr/adt)