Dalam Mengajak Kebaikaan, Dai Kamtibmas Jangan Pernah Lelah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan arahan dalam Pembinaan Dai Kamtibmas

 

KARANGANYAR – Keragamaan masyarakat luas memang harus disadari para Dai Kamtibmas dalam dakwah mengajak kebaikkan. Memang menjadi sunatullah atau ketentuan bahwa orang satu dengan yang lain itu berbeda-beda. Tentu, dengan perbedaan yang sudah ada itu para dai Kamtibmas tidak pernah bosan selalu mengajak ‘Amar Mahruf Nahi Mungkar’. Ikhtiar sebagai upaya untuk menjaga suasana masyarakat adem ayem dan tentram.

                “Seorang dai tidak boleh mempunyai pikiran semua masyarakat sama atau baik semua. Justru dengan adanya orang tidak ‘genah’ menjadi ladang amal kebaikkan kita,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam memberikan sambutan dalam acara Pembinaan Dai Kamtibmas di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (09/12).

                Menurut Bupati Karanganyar, pasti dimanapun ada orang yang selalu bikin ruwet, selalu membikin masalah. Ibarat wayang, pasti ada sengkuni dimanapun berada. Keberadaannya itu terus untuk diajak kebaikkan. Sehingga muncul perintah berlomba-lombalah dan kebaikkan. “Allah suka orang yang mendamaikan, sedekah, dan selalu memviralkan berprangsaka baik. Munculnya perselesaian adalah karena ada prasangka buruk. Firman Allah jauhilah prangsangka karena sebagian prasangka itu adalah dosa,” ungkap Bupati kebanggan masyarakat Karanganyar tersebut.

Kasat Bimas Polres Karanganyar, AKP Lukman Tri Novianto kegiatan rutin dan pembinaan kepada mitra menjaga keamanaan di wilayah Kabupaten karanganyar. Momen nataru, dai katibmas untuk turut mengedukasi kepada warga liburan untuk antisipasi untuk liburan di rumah. “Klau liburan memang masyarakat butuh liburan, tapi Covid-19 belum selesai. Sehingga liburannya di rumah saja untuk menghindari Covid-19. jangan sampai keberhasilan meredam covid malam muncul kembali,” ungkapnya. (hr/adt)