
Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono , MM, didampingi Wakil Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E, MM, beserta jajaran kepala OPD, perwakilan camat dan kepala desa Kabupaten Karanganyar menghadiri Pergelaran Wayang Kulit Bersama Komunitas Pedagang Bakso Nusantara (KPBN) Karanganyar Korwil Tangerang Raya dan Pagaraya di RM Pari Gogo, Tangerang Kota, Banten pada Sabtu (28/05) malam.
Pergelaran wayang kulit ini merupakan rangkaian acara Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh KBP (Keluarga Besar Perantauan) Karanganyar se Jabotabek.

Selain dihadiri oleh jajaran pemerintahan Kabupaten Karanganyar, kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat Pemkot Tangerang. Tampak hadir wakil Walikota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, menyempatkan hadir. Kemudian tampak pula Ketua Paguyuban, Leles Sudarmanto serta Ketua Umum Pagaraya, Sukirdi Suryo dan tentunya Ketia PWK Karanganyar Pusat, Sukirdi. Pergelaran wayang kulit kali ini, dibawakan oleh Dalang Ki Sutarmo Gondowarso yang juga merupakan Kepala Desa Wukirsawit, Jatiyoso, dengan lakon Wahyu Tri Margo Joyo dengan iringan Karawitan Petruk Gunung.
Sebelum dilaksanakan pergelaran wayang kulit, anggota KPBN melaksanakan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
Eko Purwadi selaku ketua panitia menyampaikan bahwa pergelaran wayang kulit ini dibiayai secara gotong royong dan mendapat dukungan dari Pemkab Karanganyar. Dirinya juga turut mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi serta dukungan dari seluruh unsur yang menyokong acara ini hingga dapat terlaksana dengan baik.
Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, berkempatan memberikan sambuan pada acara yang ditunggu-tunggu oleh segenap anggota KPBN Korwin Tangerang. Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar ini menyampaikan rasa bangganya terhadap paguyuban yang dirintis oleh Mbah Haji Paiman. Yang mana, paguyuban ini dapat mewadahi warga Karanganyar yang mencari penghasilan di tanah rantau.

Selain itu, Bupati Yuli juga menyampaikan kepada Pemkot Tangerang untuk dapat menjadi pengayom warga Karanganyar yang bekerja di Kota Tangerang. Dirinya berani menjamin bahwa warga Karanganyar dapat turut serta memajukan Kota Tangerang nantinya.
Bupati Yuli berpesan kepada setiap anggota KPBN agar tetap rendah hati dan tidak sombong. Karena, penyakit sombong adalah salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan bisa menjatuhkan diri sendiri nantinya. “Dengan Bakso, kita dapat menggenggam dunia,” ucap Bupati Yuli sebagai penutup.

Menanbah kemeriahan acara, Bupati Karanganyar membawakan tenbang Caping Gunung dengan diiringi oleh iringan para pengrawit. Hal ini sukses menghibur hadirin yang datang dan mengobati kerinduan mereka akan Bumi Intanpari.
Demikian Diskominfo. (Tgr)
