Bupati Juliyatmono Minta Mahasiswa Bantu Pemerintah Ingatkan STUNTING Saat Jalani KKN Di Desa

KARANGANYAR – Sebanyak 440 Mahasiswa dari Universitas Duta Bangsa dan Sekilah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mamba’ul ‘ulum Surakarta ikuti pembekalan dan penerimaan Mahasiswa KKN oleh Bupati Karanganyar di Aula Kantor Disdikbud Karanganyar pada, Senin(5/12/22). Hadir Bupati Karanganyar didampingi Kepala Dispermades, Kadisdikbud dan Kepala Baperlitbang.

Rina Arum, S.H,. M.H mewakili jajaran rektorat sampaikan bahwa mahasiswa yang terjun untuk mengabdi KKN kali ini sejumlah 440 mahasiswa yang nantinya akan disebar ke 38 Desa dari 4 Kecamatan. Empat Kecamatan ini antara lain Kecamatan Matesih, Karangpandan, Jatipuro dan Kecamatan Jatiyoso. Rina berharap para mahasiswa mampu untuk berkontribusi di Desa dengan srawung bersama masyarakat di daerah KKN nya masing-masing.

Sementara itu, Bupati Karanganyar dalam pidato arahannya menyampaikan bahwa hampir semua Desa di Karanganyar ini sudah menjadi Desa wisata dengan kondisi alam yang sangat mempesona, terlebih lagi di empat Kecamatan yang nantinya akan ditempati untuk KKN ini.

” Terimakasih sudah mempercayai Kabupaten Karanganyar untuk dijadikan rujukan sebagai tempat KKN dari berbagai kampus di Solo Raya ini”, jelas Bupati Karanganyar.

Calon pemimpin masa depan itu harus mempersiapkan sebaik mungkin, salah satu cara mempersiapkannya ya dengan aktif saat nantinya terjunke masyarakat selama proses KKN ini. Itulah kenapa sekarang tiap Universitas memiliki program KKN.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini juga meminta kepada semua peseta KKN nantinya saat di Desa untuk terus ikut mengkampanyekan perihal bahaya Stunting kepada masyarakat. Semoga generasi ini menjadi penyumbang sumber daya unggul bagi Indonesia. (Ard)