
KARANGANYAR – Dinas Kesehatan(DINKES) Kabupaten Karanganyar gelar pembinaan dan peningkatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dalam rangka penurunan angka kematian ibu dan bayi (AKI & AKB) di gedung Golkar pada Rabu(30/3/22).
Selaku Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Purwati ucapkan terimakasih. Ibu-ibu dikumpulkan ini mempunyai maksud yaitu Dinas Kesehatan ingin silaturahmi dengan para ibu hamil di Karanganyar, dan turut mendoakan agar semua ibu hamil sehat. Allah SWT memberikan keistimewaan kepada wanita untuk mengandung, melahirkan, serta menyusui, oleh karena itu orang hamil doanya paling di ijabah oleh Gusti Allah, jelas Purwati.
Sementara itu Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan pembinaan menjelaskan bahwa orang mengandung itu istimewa di hadapan oleh Allah SWT, oleh karena itu ibu yang sedang mengandung selalu memancarkan wajah yg berbeda. Maka dari itu Pada saat melahirkan ibu-ibu harus memakan-makanan yang bergizi, agar tubuh menjadi sehat, bayinya juga sehat.
“Ketika sedang mengandung pikiran harus berfikiran yang positif, jika selalu berfikiran negatif maka akan menimbulkan efek kepada bayi yang ada di dalam kandungan. Menjadi seorang ibu harus mempunyai ilmu untuk mendidik anak. Oleh karena itu seorang wanita harus pandai supaya anak yang dididik tumbuh dengan baik”, jelas orang nomor satu di bumi Intanpari ini.
Ibu-ibu yang mengandung, melahirkan, serta menyusui tidak dapat di gantikan oleh siapapun, oleh karena itu kemuliaan tersebut yang di berikan oleh Allah SWT harus di jaga dan di syukuri. Dengan mensyukuri nikmat tersebut ketika menuju hari kelahiran Pikiran harus tenang oleh karena itu harus persiapan sebelum hari kelahiran agar disaat melahirkan bisa merasa tenang. Dengan pikiran yang tenang dan berpikiran positif insyaallah rasa sakit melahirkan akan hilang.
Bupati juga berpesan saat covid-19 para ibu hamil harus berhati-hati, oleh karena itu jaga kesehatan dengan baik serta makanan sehat harus diperlukan, supaya angka kematian ibu melahirkan dan angka bayi yang meninggal harus bisa di kurangi dan di tekankan.
Bupati juga mengatakan bahwa program KB itu keluarga yang di rencanakan, agar kelahiran anak bisa direncanakan dengan baik. Program KB itu merencanakan keluarga dengan baik agar jarak kelahiran bisa direncanakan bukan berarti tidak boleh memiliki anak banyak.(Ard/Nn).
