Angka Stunting Di Gondangrejo Masih Relatif Tinggi, Bupati Juliyatmono: Harus Lebih Ikhtiar Dalam Pencegahannya

KARANGANYAR  – Pembinaan Ibu Hamil guna mencegah dan menurunkan angka kematian Ibu dan bayi (AKI & AKB) juga stunting. Puskesmas Kecamatan Gondangrejo selenggarakan pembinaan yag langsung dihadiri oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmno di Aula Kantor Kecamatan Gondangrejo pada, Kamis(1/9/22).

Angka kematian ibu dan bayi dalam persalinan yang terdata di Puskesmas Gondangrejo sudah bagus, dengan kata lain sudah tidak ada. Namun sangant disayangkan adalah angka stunting di Kecamatan Gondangrejo masih relatif tinggi yaitu sebanyak 35 anak. Hal ini disampaikan Kepala Puskesmas Gondangrejo saat pidato sambutannya.

” Kami masih terus berikhtiar agar angka stunting ini bisa turun. Kami pantau terus perkembangan 35 anak yang dinyatakan stunting ini “, jelas Kapus Gondangrejo.

Sementara itu Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pembinaannya sampai kan bahwa dalam mencegah stunting, AKI dan AKB ini haruslah dengan ikhtiar yang tinggi. Ini seperti halnya dengan penggunaan KB MOW yang menjadi usaha pemerintah untuk mencegah dalam sebuah keluarga yang memiliki banyak anak.

Anjuran pemerintah itu memiliki dua anak lebih baik daripada punya banyak anak namun tidak terurus anaknya, seperti halnya sang anak yang mengalami gizi buruk (stunting), jelas Bupati Juliyatmono.

Di negara Indonesia ini masih sangat beruntung para ibu masih mau mengandung dan melahirkan, ini menandakan bahwa peradaban di Indonesia berkembang. Muncul regenerasi untuk memajukan negara tercinta. Bisa dibayangkan jika suatu negara warganya kaum perempuan sudah tidak mau hamil, pasti  negara terebut akan mati peradabannya. (Ard)