
KARANGANYAR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus berupaya menuntaskan masalah Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan masalah stunting.
Untuk menuntaskan permasalah itu Pemerintah berharap adanya dukungan dan sinergitas dari berbagai elemen terkait.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menjadi narasumber kegiatan lintas sektor penurunan AKI AKB di Podang I Setda Karanganyar, Senin (12/12). Permasalahan angka kematian ibu dan bayi serta stunting menjadi perhatian Pemkab Karanganyar.
“Pemerintah terus melakukan identifikasi permasalahan ini. Perlu adanya gerakan-gerakan dan terobosan agar angka kematian ibu dan bayi, stunting terus menurun dan menjadi zero kasus,”katanya.
Untuk mengatasi masalah kematian ibu dan anak, Pemerintah terus melakukan sosialisasi dan mengawal pembentukan Posyandu remaja.
“Kita akan gandeng karang taruna se Kabupaten Karanganyar agar terus menyosialisasikan pemasalahan ini. Kaum remaja dan ibu muda menjadi sasaran sosialisasi agar angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan,”ujarnya
Bupati juga bersyukur angka stunting di Kabupaten Karanganyar terus menurun. Bahkan dua desa yakni Gajahan dan Paulan telah bebas stunting.
“Alhamdullilah angka stunting saat ini turun 3,3 persen. Kita akan terus berupaya agar Karanganyar bebas stunting,”pungkasnya.
Diskominfo (dn/ind)
