Perayaan Paskah TNI, POLRI, ASN Dan BUMD Digelar Meriah Di Gedung Kebudayaan

KARANGANYAR – Dalam setiap tahunnya umat Kristen Protestan dan Katolik merayakan Paskah. Hari itu dimaknai sebagai hari pengampunan umat Kristen kepada Tuhan yang telah rela meninggalkan duni demi menyelamatkan hidup umat-Nya. Umat Kristiani tidak hanya merayakan Paskah, masih ada banyak peringatan-peringatan lainnya. Mereka memperingati dan merayakan hari kelahiran Yesus dan juga hari kematian-Nya. Hari-hari besar yang dirayakan umat Kristiani memberikan makna dan hikmah bagi setiap pengikutnya. Natal merupakan hari perayaan kelahiran Yesus. Sedangkan, Paskah merupakan hari peringatan kematian Yesus Kristus sang Juru Selamat.

Setelah dua tahun off karena pandemi, di Kabupaten Karanganyar Perayaan Paskah bersama TNI, POLRI, ASN, BUMD dan masyarakat Karanganyar akhirnya bisa kembali diselenggarakan . Perayaan Paskah kali ini digelar sangat meriah di gedung iconic baru milik Kabupaten Karanganyar yaitu Gedung Kebudayaan pada Jum’at(14/4/23). Sinergitas umat kristiani dalam instansi TNI, Polri, ASN, BUMD dan juga masyarakat Karanganyar sangat terasa harmonis sekali.

1500 kursi yang disiapkan oleh penyelenggara penuh bahkan kurang, hingga panitia menambah kursi sebanyak 500 lagi untuk tamu yang masih belum mendapat tempat duduk. Sekitar 2000 an umat Kristiani memenuhi Gedung Kebudayaan yang antusias mengikuti Perayaan Paskah. Karnaval lagu lagu daerah dibawakan oleh perwakilan elemen yang terlibat mulai dari anak- anak hingga orang tua untuk memeriahkan acara.

Bupati Karanganyar yang hadir memberikan sambutan, sampaikan ucapan selamat merayakan Paskah. Orang nomor satu di bumi Intanpari itu juga berpesan agar tidak perlu khawatir merayakan hari besar agama seperti pada Paskah kali ini karena Pemerintah menjamin keamanan penuh. Dan sinergitas Pemerintah daeran dengan Polri dan TNI berkomitmen selalu memberikan kenyamanan saat saat perayaan hari besar agama apapun.

Pdt. Dr. Paulus Purwoto selaku panitia mengaku sangat bahagia, Perayaan Paskah kali ini bisa terselenggara dengan sangat meriah bahkan tergolong megah, animo masyarakat pun tak bisa dicegah jelasnya. Tamu undangan yang kita prediksi paling hanya sekitar 1500 an ternyata hampir lebih dari 2000 umat Kristiani yang memenuhi Gedung Kebudayaan. Dan kami mengundang Pastur Dr. Liem Piek Jiang, M.Th dari Surakarta yang menyampaikan firman Tuhan dalam perayaan Paskah kali ini. (Ard)