Pertemuan Dewan Pendidikan Se-Solo Raya Dihadiri Dan Dibuka Oleh Bupati Karanganyar

Diskominfo
Bupati Karanganyar hadiri Pertemuan Dewan Pendidikan se-Solo Raya di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (16/02) pagi.

KARANGANYAR – Pertemuan Dewan Pendidikan se-Solo Raya dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Ketua Dewan Pendidikan Karanganyar, Koordinator Dewan Pendidikan se-Solo Raya serta Koordinator wilayah tiap kabupaten di Solo Raya yang bertempat di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar, Kamis (16/02) pagi.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar, Drs. Tjuk Susilo, M.Pa., dalam sambutannya menyampaikan maksud serta tujuan dilaksanakannya pertemuan rutin yang dilaksanakan 3 bulan sekali tersebut, ” Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat bagi pendidikan di Solo Raya, dengan pertemuan rutin setiap 3 bulan sekali dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi, saling bertukar informasi pelaksanaan pendidikan yang ada di kabupaten kota, serta untuk penyampaian mengenai masalah pendidikan yang aktual, ” ucap Ketua Dewan Pendidikan Karanganyar.

Turut hadir pula, Koordinator Dewan Pendidikan se-Solo Raya, Dr. Arif Suryono, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karanganyar yang telah hadir dan memberikan fasilitas kegiatan pertemuan tersebut, dengan harapan semoga kebaikan Bupati Karanganyar mendapatkan keberkahan serta pahala dari Allah SWT.

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., memberikan sambutan serta pembukaan dalam pertemuan dewan pendidikan se-Solo Raya tersebut, Dirinya menyampaikan ucapan selamat datang serta harapan bagi pendidikan di Solo Raya, ” Selamat datang di Kabupaten Karanganyar, mari kita saling berkesinambungan dan sama-sama memberikan hal baik untuk dunia pendidikan, dengan kembali meningkatkan pendidikan mulai dari pendidikan di lingkungan keluarga. Untuk meningkatkan suatu daerah juga diperlukan karakter serta generasi yang harus diperkuat dari sumber daya manusia (SDM) yang ada di wilayah tersebut, ” ucap Bupati Karanganyar.

Dalam acara tersebut, dijelaskan kurikulum merdeka adalah metode pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. Para pelajar dapat memilih pelajaran apa yang ingin dipelajari sesuai dengan passion yang dimilikinya. Secara umum kurikulum merdeka merupakan kurikulum pembelajaran intrakulikuler yang beragam. Tujuan dari kurikulum merdeka yaitu berfokus pada asas kemerdekaan dalam menerapkan materi yang esensial dan fleksibel sesuai dengan minat, kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Diskominfo (ant/sny)