
KARANGANYAR– Dalam rangka menyongsong Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke -105 Pemerintah Kabupaten Menggelar lomba gobak sodor yang diselenggarakan di GOR Raden Mas Said, Selasa (1/10) pagi.
Sebanyak 81 tim asal organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD dan instansi vertikal di Kabupaten Karanganyar mengikuti kompetisi gobak sodor selama 3 hari, Selasa-Kamis (1-3/11). Lomba itu selain untuk memeriahkan HUT ke-105 Kabupaten Karanganyar juga membangkitkan lagi olahraga tradisional.
Ketua Lomba Gobak Sodor, Timotius Suryadi mengatakan babak penyisihan berlangsung selama dua hari di GOR RM Said pada Selasa dan Rabu (1&2/11). Di babak penyisihan, diikuti 33 tim putri dan 48 tim putra.
“Semua bisa memainkan gobak sodor. Sangat sederhana. Olahraga sekaligus permainan ini diakrabi masyarakat tempo dulu. Enggak sekadar fisik. Tapi juga strategi, kerjasama dan komunikasi diperlukan untuk memenangkannya,” katanya.
Disediakan tiga lapangan di babak penyisihan. Tiap tim terdiri lima pemain inti dan lima cadangan. Satu permainan terdiri dua babak masing-masing berdurasi 12 menit. Juri didatangkan dari Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Karanganyar.
Bupati Karanganyar dalam sambutannya menegaskan bahwa lomba ini menggunakan dana yang tidak sedikit sehingga beliau berharap kepada semua peserta lomba agar dapat bertanding sengan sungguh – sungguh dan menghayati dengan sebaik – baiknya.
“Setiap kegiatan lomba yang berjalan kita dapat mengambil hikmahnya yang berupa kebersamaan, nuansa akrab, rasa mencintai, rasa saling jaga dan menghormati pada semuanya,”ujarnya.
“terus gelorakan semangat bersama sama, support, berbagi dan meningkatkan kepekaan untuk menghayati hari jadi Karanganyar ke 105 agar dalam momentun ini kita dapat maju dan mandiri di tengah isu globai,” pungkasnya. (adt/azl).
