
KARANGANYAR- Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ketua PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono, Forkompincam Karanganyar, beserta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menghadiri kegiatan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kabupaten Karanganyar yang dilaksanakan di Posyandu Sengon Gayamdompo, Senin (1/8). Kegiatan ini dilaksanakan untuk membuka pencanangan pemberian imunisasi tambahan dan imunisasi kejar pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) bagi semua balita di Kabupaten Karanganyar.
Berdasarkan laporan dari Kepala Penyelenggara sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati terdapat dua kegiatan yang dilakukan dalam rangka BIAN. Pertama, kegiatan imunisasi tambahan berupa pemberian satu dosis imunisasi campak-rubella secara massal tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Kedua, kegiatan imunisasi kejar berupa pemberian satu ataupun lebih jenis imunisasi untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12-59 bulan. Tujuan kegiatan imunisasi ini adalah tercapainya persebaran populasi yang tinggi dan merata sehingga upaya terjadinya kejadian luar biasa akibat penyakit dapat dicegah dengan imunisasi.
Pelaksanaan BIAN ini juga dilakukan dengan dua tahapan, tahap yang pertama pada bulan Mei tahun 2022 yang dilaksanakan di seluruh provinsi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Untuk tahap 2 dilaksanakan bulan Agustus tahun 2022 di Provinsi Jawa dan Provinsi Bali. Kabupaten Karanganyar termasuk pada tahap dua yang dimulai dari tanggal 1-31 Agustus. Adapun sasaran BIAN untuk anak usia 9-59 bulan adalah imunisasi tambahan campak dan rubela, sedangkan sasaran imunisasi kejar untuk melengkapi imunisasi anak usia 12-59 bulan.
Sasaran imunisasi campak dan rubella di wilayah Kabupaten Karanganyar ada 47.761 sasaran, sasaran untuk imunisasi kejar untuk OPV berjumlah 1.875 balita, IPV 2.354 balita, dan sasaran DPT-HB-Hib 4.233 balita. Kegiatan imunisasi ini dilaksanakan di semua pos pelayanan di wilayah 17 kecamatan dengan pos pelayanan sebanyak 1.419 pos pelayanan yang melibatkan tenaga kesehatan, puskesmas, serta kader yang ada di masyarakat.
Upaya pelaksanaan BIAN sudah dilakukan mulai dari sosialisasi, pelatihan tenaga kesehatan dan non kesehatan, pengumpulan data serta kebutuhan logistik yang diperlukan, penjadwalan untuk pelaksanaan BIAN, serta monitoring evaluasi. Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan harapan dan doanya agar kegiatan BIAN dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses. “Diingatkan pada semua pihak agar anak-anaknya semua diimunisasi dengan baik. Ini ikhtiar secara bersama-sama agar anak-anak kita sehat, kekebalan tubuhnya terjaga dengan baik, terhindar dari berbagai ancaman, karena udara yang kita hirup sudah bercampur dan bisa mengirimkan virus dengan segala jenis variannya. Menurut teori medis, virus itu jumlahnya ribuan jutaan. Virus mana yang paling memungkinkan menjadi penyebab menyerang oleh ahli diantisipasi melalui berbagai upaya, salah satunya imunisasi,” tambahnya.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga mengharapkan dengan adanya BIAN dan kegiatan imunisasi dapat menjadi langkah mulia yang membuat anak-anak di seluruh Kabupaten Karanganyar sehat, pintar, terhindar dari virus dan penyakit apa pun, serta menjadi generasi pemilik masa depan yang jauh lebih berkualitas dan unggul. Dengan demikian, Bupati Karanganyar Juliyatmono telah membuka pencanangan BIAN di Kabupaten Karanganyar.
Diskominfo (dn/ay)
