
KARANGANYAR – Pemkab Karanganyar bersama Puskesmas se-Kabupaten Karanganyar terus bekerja sama melakukan kegiatan pembinaan untuk meningkatkan pelayanan ibu hamil sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Kegiatan tersebut dilakukan di seluruh kecamatan Kabupaten Karanganyar, salah satunya dilakukan di Aula Kecamatan Jumapolo, Rabu (27/7).
Dalam kegiatan ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono juga turut hadir untuk memberikan pembinaan langsung kepada ibu-ibu hamil di Kecamatan Jumapolo. Berdasarkan laporan dari Kepala Camat Jumapolo Haryanto, sebanyak 100 ibu hamil hadir pada kegiatan pembinaan dalam rangka pelayanan ibu hamil untuk menurunkan AKI dan AKB.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menanggapi laporan Kepala Puskesmas Jumapolo, Sulistyo Wibowo terkait jumlah kasus kematian ibu yang diketahui sebanyak nol dan angka kematian bayi sebanyak dua kasus. “Angka kematian ibu nol itu menandakan bahwa ibu-ibu hamil di Jumapolo ini makmur dan diperhatikan kesehatannya,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Selain itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono juga menghimbau bagi para ibu hamil agar diperiksa minimal enam kali atau lebih agar dapat mengetahui kondisi kandungan selama masa kehamilan. Beliau juga menambahkan bahwa gizi anak itu penting dan pemberian ASI harus cukup selama dua tahun penuh agar bayi dapat tumbuh menjadi anak yang cerdas, kuat, dan memiliki kekebalan tubuh yang tinggi.
Puskesmas Jumapolo juga diminta untuk membantu para ibu hamil dan menjelaskan secara jelas dalam mengatasi masalah yang dikeluhkan. Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga berharap para ibu hamil dan bayi yang dilahirkan sehat serta kelak dapat menjadi generasi penerus yang memajukan Kabupaten Karanganyar.
Diskominfo (adt/ay/ans)
