
KARANGANYAR – Bupati Karanganyar dampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang juga Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr.H. Muhadjir Effendy, M.A.P saat mengunjungi Kampus Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) dalam semarak Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 dan juga sekaligus pencanangan penanaman 10 juta pohon gerakan nasional revolusi mental pada Jum’at(15/7/22).
Mengangkat tema “Best Practice Pengelahan Amal Usaha Muhammadiyah Pada era Revolusi 4.0”, Samsuri selaku ketua PDM Karanganyar menjabarkan semua kemajuan badan amal usaha yang di Miliki Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar. Mulai dari Rumah sakit yang sudah dibangun sedemikian megah, Pondok Pesantren, sekolah sekolah hingga kini lahir Universitas Muhammadiyah Karanganyar.
Bupati Karanganyar dalam pidato sambutannya berharap kehadiran UMUKA ini menambah prestasi Kabupaten Karanganyar yang mempunyai tagline Berkemajuan. Bupati Juga berharap Muhammadiyah akan menjadi aktor penting dalam kemajuan Kabupaten Karanganyar ini.
” Muhammadiyah berkeinginan bangsa ini berkembang dan maju dalam ilmu pengetahuan, maka dari itu bisa kita ketahui bersama betapa Muhammadiyah ini peduli dengan generasi banga kedepannya dengan membangun banyak amal usaha dalam bidang pendidikan “, jelasnya.
Menyinggung mengenai hajat besar Muhammadiyah yaitu Muktamar Muhammadiyah, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Bupati akan memberi pinjaman 20 unit bus untuk sarana transportasi para muktamirin peserta muktamar. Bahkan Bupati Karanganyar juga memberikan kebijakan akan memberikan diskon 50% untuk semua tiket masuk tempat wisata di Karanganyar bagi para Muktamirin yang mau berwisata ke Karanganyar.
Menurut Menko PMK Muhadjir effendy, Peradaban baru harus lahir di Karanganyar, dan berharap pelakunya adalah kader-kader Muhammadiyah Karanganyar. Ketua PP Muhammadiyah itu juga mengaku sangat berkesan ketika diminta untuk memberikan taisiyah pasca sholat Jum’at di asjid Agung Madaniyah.
” Masjid Madaniyah ini mempunyai maksud bahwa Kabupaten Karanganyar ini sebagai Kabupaten yang peradabannya maju seperti layaknya kota Madinah. Selain itu juga menjadi destinasi wisata religi yang begitu dahsyat bagi para pengunjungnya “, jelasnya Menko Muhadjir.
Saat gelaran Muktamar nantinya, Karanganyar akan meluber menjadi limpahan peserta Muktamar. Dan Karanganyar menjadi tujuan para muktamirin sebagai tempat singgah juga kunjungan destinasi wisatanya.
Diakhir acara sebagai gerakan nasional revolusi mental, Menko PMK Muhadjir melakukan simbolis penanaman 10 juta pohon di pelataran kampus UMUKA.(Ard/Adt)
