MKKS SMP Kabupaten Karanganyar Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono,MM memberikan pengarahan dalam Workshop Implementasi Kurikulum MKKS SMP Kabupaten Karanganyar di Brothers Hotel, Sukoharjo, Rabu (06/07).

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, menghadiri Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka MKKS SMP Kabupaten Karanganyar di Hotel Brother, Sukoharjo, Rabu (06/07) malam. Workshop ini diikuti puluhan kepala sekolah di Kabupaten Karanganyar. Ketua MKKS SMP Kabupaten Karanganyar, Drs. Drajat Swi Widodo, M,M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya agar Kurikulum Merdeka bisa terimplementasi dengan maksimal. Dirinya mengungkapkan bahwa workshop berjalan dari tanggal 5 hingga 7 Juli 2022.

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik. Kurikulum Merdeka sudah diuji coba di 2.500 sekolah penggerak. Tidak hanya di sekolah penggerak, kurikulum ini juga diluncurkan di sekolah lainnya. Menurut data Kemdikbud Ristek, sampai saat ini, telah ada sebanyak 143.265 sekolah yang sudah menggunakan Kurikulum Merdeka. Jumlah ini akan terus meningkat seiring mulai diberlakukannya Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023 di jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA. Hal ini tentunya hal yang dianggap baru dalam sistem pendidikan di Indonesia.

Bupati Karanganyar menjelaskan bahwa bagaimanapun dan apapun kurikulum yang akan diterapkan, tujuan utamanya adalah kemampuan siswa dalam mencerna materi pelajaran. Sebagai pendidik, tentunya tidak bisa menyamaratakan kemampuan siswa, karena setiap siswa memiliki kemampuan dan kemauan yang berbeda. Kesuksesan mereka tetap tergantung pada apa yang pendidik ajarkan kepada mereka, bukan semata-mata hanya melalui kurikulum

Demikian Diskominfo. (tgr)