Bupati Karanganyar groundbreaking  Gedung Kebudayaan dan Rumdin Bupati

Kominfo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat meletakkan batu pertama Pembangunan Rumah Dinas Bupati, Jum’at (24/6/2022)

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Kebudayaan Karanganyar dan pelaksanaan rehab total terhadap Rumah Dinas (Rumdin) Bupati. Diharapkan pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan deadline waktu yang ditentukan.

Peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Kebudayaan  dilakukan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Biaya pembangunan gedung Kebudayaan menelan dana Rp. 19 miliar dan akan dikerjakan  PT. Koala Batee Indonesia sebagai pemenang lelang.

Gedung Kebudayaan menempati eks Gedung Wanita yang telah dirobohkan beberapa bulan lalu dan masih satu kawasan dengan Gedung Teater yang telah selesai dan diresmikan beberapa waktu lalu. Proyek pembangunan gedung sebagai pusat kegiatan seni budaya ini diharapkan selesai dalam 180 hari kedepan.

Bupati sendiri berharap pembangunan berjalan lancar. Disamping itu Gedung ini nantinya akan sebagai pusat kebudayaan di Karanganyar sehingga bermanfaat bagi perkembangan seni dan kebudayaan di Karanganyar.

“Semoga pembangunan selesai sesuai deadline dan nantinya dapat dimanfaatkan para pelaku seni dan budaya di Karangayar,” ujarnya.

Setelah melakukan peletakkan batu pertama di Gedung Budaya Karanganyar, Bupati juga melakukan peletakkan pertama pembangunan rehab total Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Karanganyar Titis Sri Jarwoto dalam laporannya mengatakan biaya rehab total pembangunan Rumah Dinas Bupati menelan anggaran Rp. 6,5 miliar rupiah dari penetapan APBD TA 2022.

“Pembangunan akan dilakukan CV. Legra Sejahtera sebagai pemenang lelang selama 6 bulan ke depan. Mohon doa restu dan semoga pembangunan dilancarkan,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar mengatakan pelaksaanan rehab total Rumah Dinas Bupati telah melalui pertimbangan banyak aspek. Rumah Dinas Bupati ini nantinya menjadi simbol pelayanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Disebutkannya dari hasil survei berkaitan pelayanan Pemkab Karanganyar, tingkat kepuasan mencapai 85 persen. Karenanya pihaknya berharap pelaksana proyek dapat mempercepat pembangunan dari deadline 180 hari.

“Saya nyuwun kepada pelaksana proyek kalau bisa dipercepat. Kalau perlu dilembur, sehingga pembangunan dapat selesai menjadi 150 hari,”tandasnya.
Diskominfo (ard/ind)