Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Adakan Pertemuan Diseminasi Hasil Suveilans Gizi Bagi Lintas Program dan Lintas Sektor Kabupaten Karanganyar Tahun 2022 Guna Mengendalika Angka Stunting di Kabupaten Karanganyar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati, S.KM, M.Kes membuka Pertemuan Diseminasi Hasil Suveilans Gizi Bagi Lintas Program dan Lintas Sektor Kabupaten Karanganyar Tahun 2022 di Hotel Jawa Dwipa, Kecamatan Karangpandan, Senin (21/02)

Karanganyar – Dinas Kesehatan  Kabupaten Karanganyar mengadakan Pertemuan Diseminasi Hasil Surveilans Gizi bagi Lintas Program dan Lintas Sektor di Hotel Jawa Dwipa, Kecamatan Karangpandan, Senin (21/02). Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan program rencana kerja hasil surveilans dalam menghadapi stunting. Kegiatan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Pertemuan yang dihadiri berbagai sektoral ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati, S.KM, M.Kes. Purwati menyampaikan bahwa persentase stunting saat ini di Kabupaten Karanganyar sudah jauh menurun dan dibawah rata-rata stunting nasional. Namun, dirinya juga menyampaikan bahwa Bupati Karanganyar menghendaki angka stunting mencapai 0%. Maka dari itu, diperlukan usaha yang cukup keras dari semua aspek dan sektor.

Dalam kesempatannya, Purwati menjelaskan bahwa hasil surveilans ini nantinya akan digunakan sebagai dasar pembentukan kebijakan yang akan digunakan untuk mengendalikan angka stunting. Menurutnya, penyebab terjadinya stunting sendiri adalah kemiskinan dan kurang sadarnya orangtua terhadap gizi anak sejak dalam kandungan. Purwati menjelaskan bahwa masa kritis seorang anak itu adalah sejak awal kandungan hingga usia dua tahun, atau sekitar seribu hari. Dari hal itu diharapkan kebujakan yang nantinya terbentuk, dapat menjadi solusi pengendalian stunting. Tindakan yang akan dijalankan dalam melakukan pengendalian stunting menjadi tanggung jawab bersama. 30% merupakan tanggung jawab dari Dinas Kesehatan, 70% sisanya merupakan tanggung jawab dan peran serta dari sektor terkait.

Dr. Wahyu Setyaningsih, M.Kes (EPID), Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan ini. Walaupun melalui virtual meeting, dirinya dengan antusias menjelaskan perkembangan stunting yang ada di Jawa Tengah. Kesadaran dari masyarakat Jawa Tengah sendiri sudah mulai tumbuh akan pentingnya asupan gizi sejak dini.

Demikian Diskominfo. (tgr/dio)