
KARANGANYAR – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Marbhakti Tani Kelurahaan Bejen, Kecamatan Karanganyar untuk mencari terobosan dari permasalahan yang ada. Diinvetaris permasalahaan yang muncul pada petani selanjutnya Bersama-sama dicarikan jalan keluar. Misalnya, waktu pupuk kemudian pupuk susah, saat panen harga menjadi turun dan lain sebagainya.
“Gopaktan harus mencari permasalahan kemudian Bersama-sama diskusi mencari jalan keluar. Sehingga petani untung dan tidak dirugikan,” papar Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto pada saat memberikan pembinaan pada Rapat Anggota Tahunan Gopkatan Marbhakti Tani, Selasa (08/02).
Untuk permasalahan air, tambah Rober sudah dibantu pemerintah dengan sumur. Kemudian pada saat pupuk harusnya berganti dengan pupuk organik. Agar unsur hara dalam tanah Kembali. Pasalnya jika diberikan pupuk kimia secara terus menerus maka padi yang ditanam tidak maksimal tumbuhnya. “Mari gunakan pupuk organik yang lebih alami. Jika menggunakan pupuk kimia terus-menerus maka akan menjadi jenuh,” imbuhnya.
Sementara Salah satu anggota Gapoktan Marbakti Tani, Eko Budi menyambut baik permintaan wakil Bupati Karanganyar tersebut. Gapoktan harus menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi petani. (adt)
