Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat, Pemkab Soft Launching Mal Pelayanan Publik

MPP Diresmikan oleh BUpati Karanganyar

 

KARANGANYAR – Penghujung tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menaruhkan momen penting bidang investasi. Apa itu ? Soft Launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Karanganyar yang diresmikan menjelang tiga hari berakhirnya tahun 2021. Soft Launching wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hadirnya MPP ini upaya untuk mendekatkan semua pelayanan untuk masyarakat dengan  fokus kebersamaan. Sekaligus merangsang semua orang untuk aktif mengikuti perkembangan apapun,” ujarnya Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai meresmikan MPP di Kelurahaan Lalung, Kecamatan Karanganyar, (28/12).

Tidak hanya investasi, namun MPP juga menyediakan informasi apapun. MIsalnya SKCK dari kepolisian, dan Kartu Kuning dari Disdagnakerkop untuk para pekerja. MPP ini melayani beberapa OPD dan instansi vertical. Pihaknya juga meminta bagi yang belum untuk bisa bergabung. “Ini komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik agar investasi mulus dan bisa berjalan progresif.  Di MPP semua mendapatkan informasi dengan jelas dan bagaimana proses mendapatkan izin dll,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bupati Karanganyar menambahkan untuk menghidupkan MPP di ruas halaman bisa kedai makan atau kopi. Supaya lebih hidup suasananya. Pada kesempatan itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada DPMPTSP yang telah berupaya dengan keras untuk mewujudkan MPP ini.

Sementara Kepala DPMPTSP, Timotius Suryadi mengatakan hadirnya MPP ini mendorong semua tempat usaha terdaftar dalam Online Single Submission (OSS) . Sebab dengan aplikasi tersebut dapat mengetahui pergerakaan usaha baik dari segi jumlah dan modal. Untuk tahun 2021 ini capaian target mencapai Rp 2 triliun. Namun triwulan terakhir tahun ini sudah sekitar Rp 1,8 triliun. Pihaknya yakin akan bisa tertutup target tersebut. “Kendala kami adalah kepatuhan dari perusahan-perusahaan untuk melaporkan invetasi di aplikasi LKPM laporan Ketaatan Penanaman Modal,” ujarnya.

Saat ini sudah ada 20 instansi yang berada dalam MPP ini dan kemungkinan masih bertambah. JIka bertambah, tentu akan menambah space atau ruang agar bisa lebih berkembang. Rencana bagian belakang akan dibangun dua lantai untuk pelayanan agar lebih optimal. (hr/adt)