
KARANGANYAR – Kematian ibu melahirkan tahun 2021 ini ada 19 orang. Sebanyak 15 diantaranya terkena covid-19, sedangkan sisanya non covid. Angka tersebut membuat Pemkab Karanganyar berupaya keras untuk menekan angka kematian ibu melahirkan. Salah satu kuncinya adalah prilaku ibu selama mengandung benar-benar harus diperhatikan dan di cek kepada dokter untuk terus dipantau kandungannya.
“Satu angka saja, bagi Pemkab Karanganyar adalah sesuatu yang besar. Kuncinya untuk menekan angka kematian ibu adalah dengan memberikan edukasi atau pengetahuan prilaku ibu pada saat mengandung. Termasuk rutin cek kepada dokter sehingga benar-benar semuanya sehat dan lahir dengan lancer,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan arahan kepada puskesmas, camat dan dinas terkait terkait kematian ibu melahirkan dan bayi di ruang Podang, Setda, Rabu (24/11).
Dia menambahkan pendemi covid-19 memang menjadi penyumbang tertinggi angka kematian ibu melahirkan. Sebanyak 15, sedangkan empat sisanya memang kurang cepat dalam memeriksakan kesehatannya. BUpati menambahkan jika peralatan cukup memadai namun prilaku dari ibu yang memang harus lebih banyak diedukasi. Untuk menurunkan angka kematian ibu yang paling dominan memang terus disosialisasikan prilaku ibu hamil dan keluarganya. “Semua cek dan ricek dan control dengan dokter secara terus menerus. Meskipun tidak ada keluhan tetap dikontorl sehingga aman dan peroses persalinan lancar,” tambahnya.
Sementara Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Karanganyar, Nuk Suwarni mengatakan dari Januari sampai minggu ke dua bulan November kasus kematian ibu 19 orang. Covid-19 menjadi penyebab utama kematian ibu melahirkan daripada non covid. Dia mengakui memang ibu hamil terkena covid-19 berresiko lebih tinggi pada saat melahirkan. Wanita hamil, akurasi oksigen cenderung berkurang sementara jika terkena covid-19 akurasi oksigen menurun sehingga menjadi dobel. Tentu, ketahanan tubuhnya harus lebih fit menghadapi tersebut. “Tidak hanya Karanganyar yang tinggi dan hampir di semua wilayah. Karanganyar berada di urutan 13 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah,” imbuhnya. (hr)
