Rina Minta Pemimpin Harus Mau Menerima Kritikan

Bupati Karanganyar Anjangsana Kerumah Mantan Bupati, Hj Rina Iriani Sri Ratnaningsih, Senin (08/11)

KARANGANYAR – Mantan Bupati Karanganyar, Hj Rina Iriani meminta pemimpin di Karanganyar harus siap dikritik. Meski kritikan itu sepahit jamu maka itu adalah obat agar keadaan menjadi lebih baik. Mantan bupati dua periode tersebut mengakui saat ini situasi Karanganyar sudah semakin baik.
“Siapapun yang memimpin atau dalam tingkatan apapun, dari Bupati sampai RT dan RW harus semeleh dan menep, berpikir secara dingin menghadapi masalah. Perpecahan harus dihindari betul, perbanyak dialog dari hati ke hati. Itu jauh lebih baik,” ujarnya Rina Iriani usai bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar dalam rangka anjangsana HUT ke 104 Kabupaten Karanganyar di kediamaan Rina Iriani di Komplek Perumahaan Jaten, (8/10).
Jelang pilkada 2024, Rina Iriani berharap Bupati mendatang berasal dari Kabupaten Karanganyar, harus mencintai rakyat dan dicintai rakyat. Siapapun itu, dia harus memiliki dada yang jembar, luas seperti samudera, yang bisa menerima perbedaan dalam masalah apapun. “Jangan pernah merasa siapa saya, karena sikap itu sebuah kesombongan yang memunculkan arogan pada siapapun, sehingga malah tidak baik bagi siapapun ke depan,’’ kata Rina.
Semenatara dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan anjangsana merupakan tradisi yang sengaja dilakukannya untuk menghormati mereka yang pernah menjadi bupati dan istri bupati yang mendampingi memimpin Karanganyar. Di hari jadi Karanganyar mereka perlu dimintai doa restu agar perjalanan Karananyar ke depan lebih baik. ‘’Saya berterima kasih dan memang sewajarnya tradisi baik ini terus dikembangkan. Artinya pemkab tidak melupakan begitu saja para pemimpin yang telah berjasa memimpin Karanganyar ini di masa lalu,’’ kata Rina Senin (8/11). (hr/adt/roy)