
KARANGANYAR- Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta para guru menggelorakan semangat untuk ajaran amalan agama dengan baik dan sikap toleransi beragama kepada peserta didik sejak dini. Harapannya tercipta generasi yang berkualitas dari sisi perilaku dan cara berpikirnya.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono ketika membuka workshop moderasi agama ke 3 bagi guru agama se Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Selasa (26/10).
Menurutnya kegiatan ini merupakan investasi untuk memupuk generasi yang bertaqwa sesuai dengan keyakinannya.
“Kecanggihan dan kemajuan teknologi harus dibarengi iman dan taqwa. Anak-anak harus dilatih sejak dini sikap toleransi dan empati terhadap semua orang,”ujarnya.
Ditambahkannya pengajaran amalan agama dan sikap toleransi ini juga untuk menciptakan kondusifitas lingkungan dan menjaga keberagaman.
“Ajarkan nilai-nilai positif dan hindari sikap kebencian terhadap orang lain,”pesannya.
Sementara Ketua Panitia, Nazwril Wahid mengatakan kegiatan ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Agama RI untuk menyosialisasikan moderasi agama terhadap peserta didik. Sehingga nantinya tercipta generasi yang menjalankan amalan dengan baik dan saling menghormati antar pemeluk agama satu sama lain.
“Dengan pengenalan sejak dini harapannya ajaran ekstrim dapat dihindari sehingga menciptakan ketentraman wilayah,”katanya.
Dalam kegiatan workshop ini diikuti 76 guruĀ agama di Kabupaten Karanganyar. Workshop juga telah dilakukan mulai tingkat SD dan SMP, SMA/SMK serta tokoh pemuda lintas agama.
Dismominfo (ind/nida)
