

KARANGANYAR – Melihat Tawangmangu sebagai ikon wisata alam di Karanganyar, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dorong wisata halal. Wisata halal yang dimaksud adalah memberikan kenyamanan dan makanan yang halal. Tentu proses makanan yang sesuai dengan ajaran agama.
“Saya mengapresiasi dengan Pondok Pesantren Is Karima Karangpandan yang menyiapkan dan mengemas makanan itu secara mandiri. Makanan yang diolah secara sehat dan sesuai dengan ketentuan agama. Tentu ini akan membuat wisatawan dari negara-negara seperti Maroko, Turki dan Saudi Arabia datang ke sini,” papar Wakil Gubernur saat meresmikan Masjid Al Fatih International Islamic Boarding School, di Desa Salam, Kecamatan Karangpandan, (19/10).
Wakil Gubernur Jawa Tengah mencontohkan Pondok Sulamainiyah di Turki. Pondoknya lebih modern namun mampu mengemas dan mengolah makanan secara halal. Misalnya, ternak Sapi dipelihara secara mandiri di pondok tersebut kemudian dipotong juga sesuai dengan syariat. Kemudian makanan itu dikemas dan mulai diedarkan secara luas. “Saya melihat IIBS Al Azhar juga membuat santrinya entrerpener, profesional, dan hafiz,” tambahnya.
Pihaknya berharap santri tidak hanya menghafal Al Quran saja, namun juga tahu artinya dan mengamalkan dalam kehidupan. Hadirnya IIBS Al Azhar diharapkan dapat melahirkan generasi generasi penghafal Al quran.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan bangga diresmikan Masjid Al Fatih. Pihaknya berharap IISB Al Azhar melahirkan anak anak yang hafiz Al quran dan SDM yang akhlakul karimah. Unggul pegetahuannya dan menguasai tehnologi. “Semoga terwujud Karanganyar yang Baldatun Thoyibatun Warufur ghofur. Masyarakat kaya raya dan sejahtera,” pungkasnya. (hr/adt/roy)
