

KARANGANYAR – Stadion Blulukan, Kecamatan Colomadu diresmikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono Sabtu (16/10) usai direnovasi 7 bulan. Renovasi dan perbaikan lapangan di pinggir jalan Adi Soemarmo menghabiskan dana sebesar Rp 1 miliar dan dibangun pihak ketiga –pengelola Akademi dan Sekolah Sepak Bola (SSB) Agawe Tringginas (AT) Farmasi–. Bupati minta masyarakat Blulukan jangan ditinggalkan.
“Jika pemuda atau masyarakat Blulukan ingin menggunakan lapangan ini saya minta tetap diberi kesempatan. Jika perlu, jika ada pertandingan besar libatkan masyarakat setempat untuk pertisipasi. Mungkin beli berasnya, beli segala sesuatu yang membuat kesejahteraan masyarakat disini meningkat,” ujar Juliyatmono disambut dengan tepuk tangan.
Dengan melibatkan warga Blulukan, tambah Bupati warga merasa memiliki lapangan ini. Hadirnya stadion ini memberikan kesejahteraan masyarakat, dapat mempersatukan dan Lapangan melahirkan generasi hebat.
Untuk memeriahkan acara tersebut, dipertandingan empat kesebalasan andalan Karanganyar, yakni group wartawan, group forkominda dan kepala OPD, DPRD dan perangkat Desa di Kecamatan Colomadu. “Saya minta perangkat desa di Kecamatam Colomadu bangun stadion seperti ini. Dengan menggandeng swasta maka akan lebih cepat terwujud. Jika mengandalkan pemerintah dengan dana Rp 1 miliar terlalu ribet dan panjang jalannya, “tambahnya.
Bupati kebanggan masyarakat Karanganyar mengatakan saat ini vaksin sudah mencapai 70 persen. Pada saat Hari jadi Karanganyar ke 104 nanti, pihaknya berharap vaksin sudah 104 persen. (hr/adt)
