Menteri PPN Dr (HC) Suharso Manoarfa mengunjungi Batik Girilayu, Matesih, Karanganyar
KARANGANYAR – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Dr (H.C) Suharso Manoarfa berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar, Jumat (17/9). Didampingi oleh Bupati Karanganyar, Menteri PPN/Kepala Bappenas mengunjungi sejumlah titik lokasi di RSUD. Bupati sengaja memperlihatkan secara langsung beberapa pembangunan di RSUD dengan harapan supaya Kementerian PPN/Bappenas dapat membantu dalam penyelesaian pembangunan di RSUD milik Pemkab. Karanganyar tersebut.
“Kehadiran beliau ini menjadi monumental untuk bisa mendorong dan merencanakan penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar. Kami (Pemkab) baru mendapatkan Rp100 miliar untuk pembangunan RSUD dan sebaiknya direncanakan dianggarkan untuk penyelesaian rumah sakit,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menerima kunjungan Menteri PPN/Kepala Bappenas di Rumah Dinas Bupati.
Bupati menambahkan bahwa pembangunan di RSUD seharusnya dilakukan dengan menggunakan sistem multiyears sehingga setiap tahun bisa mendapatkan anggaran.
Dengan kehadiran Menteri PPN/Kepala Bappenas tersebut diharapkan RSUD mendapatkan kembali dana untuk pembangunannya.
“Saat ini RSUD Karanganyar sudah bersih dan bisa melayani BPJS dan kelas VIP. Rumah sakit sudah cukup bagus dan jika diselesaikan maka akan lebih baik lagi, termasuk sarana dan prasarana kesehatan agar RSUD lebih baik lagi,”tambahnya.
Selain kunjungan ke RSUD, Menteri PPN/Kepala Bappenas didampingi Bupati dan Wakil Bupati juga sekaligus melakukan kunjungan ke Sentra Oleh-oleh UBIGO dan Batik Girilayu di Kecamatan Matesih. Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan bahwa Menteri ingin bertemu dan mendengar secara langsung keluhan para pembatik di Desa Girilayu tersebut.
“Pak Menteri ingin melihat secara objektif keluhan dari para pengusaha batik ini karena latar belakang beliau juga seorang pengusaha sehingga betul-betul tahu kesulitan di lapangan seperti apa. Coba bayangkan, punya 20 karyawan selama pandemi baru laku 3 biji. Maka dari itu kita harapkan dengan kehadiran beliau dapat memberikan angin segar untuk UMKM kabupaten Karanganyar,” imbuh Juliyatmono. (hr/adt/tgr)