300 Dosis Vaksin Untuk Warga Jenawi Dan Sekitarnya

Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar mengkunjungi vaksinasi massal di Desa Menjing, Kecamatan Jenawi

KARANGANYAR – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar vaksinasi bagi warga Desa Menjing Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar, Kamis (19/8). Vaksinasi digelar di Balai Desa Menjing dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Jenawi. Ada 300 dosis vaksin Astrazeneca yang disediakan dalam kegiatan vaksinasi tersebut
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPT, Komjen. Pol Boy Rafli Amar meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi serta memberikan santunan kepada korban tindak pidana terorisme. “Kita bersyukur hari ini kita bisa menggelar kegiatan vaksinasi di Kabupaten Karanganyar, khususnya di Kecamatan Jenawi, Desa Menjing. Vaksinasi di Jenawi merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh BNPT dan secara khusus mengundang mitra-mitra BNPT yang ada di wilayah Soloraya ini” papar Komjen. Pol Boy Rafli Amar dalam kesempatan wawancara dengan wartawan.
Menurutnya, vaksinasi ini merupakan bentuk ikhtiar untuk melawan virus Covid-19. Kegiatan ini juga sebagai upaya dalam rangka percepatan vaksinasi. “Karena kita tahu, sebagaimana harapan Bapak Presiden Jokowi setidaknya akhir tahun ini, dari 237 juta penduduk Indonesia bisa divaksinasi,” ucapnya.
Dia berharap semua mitra BNPT dapat turut serta aktif mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat luas sehingga dapat membantu menangkal adanya hoax atau misinformasi yang sengaja disebarluaskan kepada masyarakat. “Seperti Mas Jack Harun ini bersama dengan teman-teman. Kita harap hoax ataupun misinformasi yang dengan sengaja disebarluaskan, yang menyampaikan bahwa vaksin itu tidak baik, bahwa vaksinasi adalah sebuah hal yang tidak perlu diikuti. Ini adalah sebuah informasi menyesatkan. Tentu ini merugikan masyarakat kita,” ungkapnya.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik kegiatan tersebut. Pihaknya mengatakan vaksinasi ini digelar juga sebagai upaya untuk mencegah Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Selain itu, Bupati Karanganyar mengatakan usaha terus dilakukan Pemkab agar mendapatkan sarana untuk isolasi terpusat (Isoter). Rencananya dalam waktu dekat akan didrop dan menjadi milik Pemkab. Sehingga ke depan sudah tidak ada kesulitan lagi. “Jika sarana prasana Isoter sudah terpenuhi maka jika ada lonjalan-lonjakan tidak terduga, Pemkab sudah siap. Semua pasien terpapar Covid-19 hendaknya dimasukkan isoter karena hal ini sebagai tindakan paling aman menyelamatkan semuanya,” imbuhnya. (hr/adt)