Rakor Penanganan Covid, Bupati Juliyatmono Tegaskan Karanganyar Tetap Waspada

KARANGANYAR – Meningkatnya kasus Covid diawal bulan tahun 2022 ini, Bupati Karanganyar H. Juliyatmono mengambil sikap untuk segera berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait guna mengantisipasi penyebarannya juga meningkat di Karanganyar. Video Converance segera digelar di ruang SIC DISKOMINFO pada Senin(7/2/22) guna mempercapat koordinasi.

Data yang didapat dari Dinas Kesehatan, banyak perempuan yang terkena covid, 55% perempuan dan 45℅ laki laki, kasus yang meninggal 91%. Meninggal karena rawat inap atau di fasilitas kesehatan dan sisanya karena isolasi mandiri. Klaster baru ada 3 klaster, yaitu sekolah 15 isolasi, klaster keluarga 18 juga isolasi mandiri, klaster di tingkat RT dan RW ada  11 yang menjalani isolasi.

Sementara untuk capaian vaksin dosis 1 sudah 97,35% dan untuk dosis kedua sudah 85,30% untuk anak anak sudah 88.5% . Di Karanganyar 13 sudah resiko rendah, berdasarkan asesmen level jawa Tengah untuk kabupaten karanganyar ada pada level 2.

Analisa permasalahannya yaitu perkembangan kasus covid menunjukkan perkembangan yg signifikan, dugaan omicron memicu terjadi peningkatan kasus secara nasional. Mulai ditemukan kluster baru dalam peningkatan kasus di karanganyar, kepatuhan masyarakat dalam menerapkan disiplin protokol masih kurang, juga peran aktif posko belum optimal disetiap desa.

Sementara upaya yang harus dilakukan adalah dengan mengoptimalkan peran satgas covid dalam percepatan penanganan covid 19,  memfasilitasi warga yg terkonfirmasi covid 19 dan kontak eratnya,  mengoptimalkan pelaksanaan tracing dalam waktu maksimal 24 jam, meningkatkan kegiatan sosialisasi dan penegakan disiplin, ikut secara aktif untuk pencapaian vaksin dosis 1 dan dosis 2. Mengaktifkan kembali tempat isolasi terpusat yang ada di kecamatan maupun desa, semua komponen untuk menyampaikan pada masyarakat dan tetap tenang karena pemerintah sudah siap dalam menghadapi kenaikan covid 19.(Ard/Dto)