
KARANGANYAR– Sejumlah 375 anak yatim dan piatu korban pandemi Covid-19 menerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban wali pengampu/anak anak yang telah ditinggal orang tuanya wafat karena wabah covid-19.
Pelaksanaan penyerahan beasiswa oleh Bupati Karanganyar dilakukan di Aula Utama Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, Selasa (12/7/2022).
Laporan Ketua Baznas Karanganyar, KH. Khafindi mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Baznas Kabupaten Karanganyar kepada anak anak yatim/piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.
Dikatakan Khafindi, Kabupaten Karanganyar ada kurang lebih 375 anak menjadi yatim/piatu, 258 anak diantaranya kategori Fakir miskin.
Adapun besaran beasiswa diberikan beberapa kategori meliputi : Kuliah Rp.1.500.000, SMA Rp. 500.000, SMP Rp.400.000, SD Rp. 300.000, TK/Paud Rp.250.000
” Kepada semua anak yang berkenan untuk bersekolah pondok menjadi penghafal quran, baznas memberikan fasilitas pendidikan gratis sampai lulus menjadi hafidz/hafidzoh,” terangnya.
Sementara itu Bupati Karanganyar dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam al Qur’an salah satu yang dihukumi mati syahid salah satunya meninggal karena terkena wabah penyakit.
Dikatakannya, kita harus terus tetap bersyukur kepada Allah SWT. Anak anak yang telah ditinggal orang tuanya adalah menjadi anak yatim piatu yang disiapkan Allah SWT untuk menjadi pribadi yang kuat. Bupati meminta wali pengampu dan anak anak jangan larut dalam kesedihan
Karena orang yang terus menerus bersedih berarti tidak menerima ketetapan dari Allah SWT.
“Atas nama Pemerintah saya mengucapkan syukur terima kasih kepada Baznas, semoga menjadi kebarokahan kita semua,”tutur Bupati
Pihaknya juga meminta kepada wali pengampu dan anak anak yatim piatu untuk selalu senang, gembira dan mempersilakan anak untuk bisa masuk ke Pondok Pesantren mana saja baik Ponpes NU, Muhammadiyah, LDII, MTA.
Ditambahkan Bupati bahwa anak anak telah disiapkan Allah untuk menjadi anak yang hebat yang kelak menjadi anak sukses. Jadi jangan terus meratapi. Alloh beri kemuliaan karena Allah sangat menyayangi umat umatnya. Selagi kita terus meminta kepada yang Maha Kuasa Allah SWT.
“Bakal hebat anak yatim piatu ini, karena Allah sudah mengatur semuanya. Jadikanlah anak anak penghafal al qur’an yang bisa memuliakan agama dan mengangkat orang tuanya ke surga nanti,” imbuhnya.
Diskominfo (ind)
